PASAMAN BARAT, HARIANHALUAN.ID — Tim penilai lapangan lomba KAN terbaik tingkat provinsi Sumatera Barat tahun 2023 mengunjungi Kantor KAN Aua Kuniang di Padang Tujuh, Nagari Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (7/9).
Kunjungan tim ini terkait dengan masuknya KAN Nagari Aua Kuniang menjadi salah satu KAN dalam penilaian KAN terbaik se- Provinsi Sumatera Barat. KAN Aua Kuniang masuk dalam nominasi 7 KAN terbaik yang telah menyisihkan 12 KAN lainnya di Provinsi Sumatera Barat.
Tim Penilai yang datang bersama Amasrul Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Sumatera Barat adalah Prof. Dr. Ir. Raudha Taib, Dr. Ir. Yuzirwan Rasyid. MS, Drs. Akral. MM, Azwar, SE, MM, Drs. Zaitul Ikhlas Saad, M.Si, Basrial, S.Sos, dan Quartita Evari Hamdiana, didampingi langsung oleh Hamsuardi, S.Ag Bupati Pasaman Barat, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Pasaman Barat Randy Hendrawan, Camat Pasaman Jon Endri.
Rombongan ini disambut dengan bersama-sama Ketua lembaga KAN lengkap bersama angku -angku Datuak, Bundo Kandung, PJ. Wali Nagari , Bamus Nagari dan seluruh masyarakat yang hadir.
Dalam sambutanya Hamsuardi menyampaikan rasa terima kasih kepada Yulhendri, SH, Datuak Putiah selaku Ketua KAN Aua Kuniang yang telah berhasil membawa KAN Aua Kuniang masuk menjadi salah satu nominasi dari 7 KAN terbaik se- Sumatera Barat dan diharapkan kepada Tim Penilai nanti agar bisa memberikan penilaian yang terbaik berdasarkan kondisi yang sebenarnya.
Pada kesempatan ini Hamsuardi juga menyampaikan program Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat salah satunya adalah adat basandi sarak, syarat basandi kitabullah, yakni program magrib mengaji dan program tahfiz Qur’an.
Kadis DPMN Sumatera Barat Amasrul, sangat mengapresiasi kesuksesan KAN Aua Kuniang mewakili KAN se Kabupaten Pasaman Barat dan sejauh ini mampu bersaing dengan KAN Kabupaten/Kota lainnya untuk merebut predikat juara I terbaik KAN se Sumatera Barat.
Menurut Amasrul, lomba ini dilaksanakan untuk melihat kegiatan lembaga KAN sebagai lembaga adat di Nagari, sekaligus melihat sejauh mana peranan lembaga ini di tengah masyarakat , pengelolaan aset nagari untuk keutuhan adat istiadat di nagari Aua Kuniang
“Aspek yang dinilai dalam lomba ini adalah aspek kelembagaan, aspek penyelenggara adat, aspek kompetensi, dan aspek kerja sama antar lembaga,” tambahnya.
Yulhendri, SH, Datuak Putiah mengawali ekspos KAN Aua Kuniang menyampaikan rasa terima kasih nya terhadap dukungan dari Pemerintahan Nagari Aua Kuniang, Bundo Kandung dan masyarakat nagari yang selalu diberikan sampai hari ini.
Sejak menjadi Ketua KAN Aua Kuniang dari tahun 2010 sampai hari ini, jumlah Datuak tetap berjumlah 16, tidak ada satu gala Datuak itu dipakai dua orang, ini artinya kekompakan Niniak Mamak sampai saat ini masih terjaga dengan baik
“Kemitraan yang selalu terjalin dengan Pemerintahan Nagari terwujudkan dalam agenda rutin tahunan yaitu melaksanakan Tim Safari Ramadan nagari,” jelasnya.
“Di setiap setelah Hari Raya Idhul Fitri ada yang namanya “ghayo Anam” yaitu kegiatan manjalang Abuya Lubuak Landua yang diikuti semua Niniak Mamak, Bundo Kanduang, seluruh lapisan masyarakat dan jajaran Pemerintah Daerah dan Nagari, ini semua tentu menjadi ikhtiar kita untuk tetap menjaga dan melestarikan adat dan budaya kita,” tambahnya.
Selain menjadi Ketua KAN Aua Kuniang, Yulhendri, SH. Datuak Putiah, juga merupakan anggota aktif DPRD Kabupaten Pasaman Barat saat ini. Ia sudah menjabat ini dua periode. Di sela-sela padatnya kesibukannya, ia masih tetap bersemangat dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dalam wadah kelembagasn KAN ini.
Setelah penyampaian ekspos, acara dilanjutkan dengan kegiatan wawancara yang dibagi dalam lima kelompok oleh tim penilai. Hasil penilaian inilah nanti yang akan menentukan capaian terbaik KAN Aua Kuniang dalam lomba KAN terbaik tingkat Provinsi Sumatera Barat. (*)





