UTAMA

DLH Klaim Kualitas Udara Membaik, Tapi Wilayah Sumbar Masih Diselimuti Kabut Asap

1
×

DLH Klaim Kualitas Udara Membaik, Tapi Wilayah Sumbar Masih Diselimuti Kabut Asap

Sebarkan artikel ini

Sebelumnya, Kepala Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Bukit Koto Tabang, Sugeng Nugroho, mengungkapkan bahwa hingga Senin (2/10), berdasarkan data Sipongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sebanyak 20 titik panas (hotspot) terpantau di sejumlah wilayah di Sumbar. Dari 20 titik hotspot tersebut ada yang memiliki potensi karhutla pada level rendah hingga sangat tinggi.

Level sangat tinggi berada pada wilayah Kepulauan Mentawai, Dharmasraya, Sijunjung, dan Pesisir Selatan (Pessel). Prediksi parameter PM 2,5 diperkirakan berada pada kategori sedang untuk bagian timur wilayah Sumbar.

Baca Juga  Bank Nagari Luncurkan Ollin, Aznil Azwar dari Cabang Pasar Raya Menangkan Pajero Sport

Menurutnya, kabut asap yang menyelimuti langit Sumbar ini disebabkan oleh terjadi karhutla di bagian provinsi tetangga seperti di Jambi, Riau, dan Sumatera Selatan. Hal ini dikarenakan keadaan arah angin di wilayah Sumbar dan sekitarnya. Dapat diamati bahwa arah angin yang melalui wilayah Sumbar berasal dari arah tenggara Pulau Sumatera.

Dari hasil model hysplit dengan titik di Bukittinggi, pada ketinggian 500,850, 1000 angin berasal dari tenggara, sedangkan pada ketinggian 1500, 3000, dan 5000 angin berasal dari utara hingga timur.

“Kami mengimbau kepada masyarakat atau pihak manapun agar tidak melakukan aktivitas yang akan menurunkan kualitas udara, seperti pembakaran jerami (sisa panen) dan pembebasan lahan dengan cara membakar,” ucapnya.

Baca Juga  Dilantik Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Periode 2025-2030, Mari Bersinergi untuk Masyarakat Sejahtera

Karhutla di Sejumlah Daerah

Kejadian karhutla telah terjadi di sejumlah wilayah di Sumbar. Salah satunya di Dharmasraya, yang termasuk daerah paling rawan. Tim Pencegahan Karhutla Polres Dharmasraya dan Bhabinkamtibmas bersama Damkar beserta masyarakat setempat berjibaku memadamkan api karhutla di dua titik api (fire spot) di Nagari Kurnia Selatan dan Nagari Sungai Kambuit pada Senin (2/10).