“Jadi, sebenarnya El Nino masih akan berlangsung diprediksi dari moderat sampai akhir tahun dan melemah di bulan Februari-Maret, dan berakhir di bulan Maret. Artinya masih cukup panjang beberapa bulan ke depan. Namun alhamdulillah karena adanya angin monsun dari arah Asia sudah masuk mulai November jadi kita insyaallah akan mulai turun hujan di bulan November,” ujarnya.
“Artinya, pengaruh El Nino akan mulai tersapu oleh hujan, sehingga diharapkan kemarau kering insyaallah berakhir secara bertahap, ada yang sebelum November, tapi sebagian besar mulai November, ada yang lebih mundur lagi,” ujarnya.
Dia menginformasikan kepada masyarakat bahwa masih akan ada kekeringan pada Oktober ini. Dwikorita meminta masyarakat hati-hati dan tidak melakukan aktivitas yang memicu kebakaran. “Masyarakat dimohon selama bulan Oktober ini kondisinya masih kering, maka tidak dibakar pun bisa terbakar. Jadi jangan mencoba-coba untuk dengan sengaja atau tidak sengaja untuk mengakibatkan nyala api karena pemadamannya akan sulit untuk dilakukan,” ucapnya. (h/dan)





