UTAMA

Sumbar Mulai Terdampak El Nino

1
×

Sumbar Mulai Terdampak El Nino

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat (Sumbar) terus melakukan upaya dan mitigasi dalam mengatasi dampak El Nino yang melanda beberapa wilayah di Sumbar. Upaya tersebut dengan melibatkan dinas-dinas terkait, kabupaten/kota dan masyarakat secara keseluruhan.

“Kami sudah mulai memberikan peringatan dini tentang waspada kemarau dan kekeringan yang disebabkan El Nino ini sejak Juli kemarin kepada seluruh BPBD yang ada di Sumbar,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sumbar, Fajar Sukma, Jumat (6/10).

Beberapa upaya yang dilakukan oleh pihaknya antara lain menyiapkan embung air hingga menyiapkan cadangan air di gentong-gentong. “Kita perlu menyiapkan sedari dini, makanya kami berikan peringatan dari awal. Terutama cadangan air pada bak-bak resapan air atau penampungan air yang ada di rumah-rumah masyarakat pada umumnya. Untuk melawan krisis ini, kita harus bekerja sama juga dengan masyarakat,” katanya.

Baca Juga  DPR Soroti Rencana Pemerintah Batasi BBM Subsidi

Ia mengatakan, upaya lain yang dilakukan adalah mengingatkan kepada masyarakat agar memperhatikan pola tanam. “Pola tanam itu sedapat mungkin jangan yang terlalu banyak menyerap air, diatur irigasinya sehingga pengeluaran air tidak sama dengan saat situasi normal. Kalau sudah terjadi krisis, ya, harus hemat air dulu. Proses irigasi pengairannya tidak perlu terlalu sering tapi sedapat mungkin ditahan dan berkala,” kata Fajar.

Ia berharap, masyarakat juga menaruh perhatian terhadap dampak kemarau ini dengan cara tidak melakukan pembakaran liar.  “Upaya pencegahan lebih ditekankan. Masyarakat yang memiliki lahan terutama perkebunan tidak melakukan pembakaran pada sisa-sisa pembersihan lahan mereka. Tapi yang disayangkan adalah, ada oknum yang menekan harga biaya operasional pembersihan lahan sehingga pemilik kebun lebih memilih membakarnya sendiri,” ucapnya.

Baca Juga  Pertemuan dengan Seluruh Wali Nagari, Bupati Suhatri Bur Bahas Menjadikan Padang Pariaman Kabupaten Smart City

Untuk upaya jangka panjang, ia mengatakan bahwa sebisa mungkin di daerah hulu siapkan perairan mitigasi reboisasi. “Penanaman kembali pohon-pohon yang dulu ada tapi sekarang sudah habis digundul. Tapi itu memang membutuhkan waktu lama. Jika tidak dilakukan dari sekarang maka tidak akan membuahkan hasil untuk sekian tahun kedepannya,” tutur Fajar.