Barlius mengatakan, Pemprov Sumbar dibawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Mahyeldi-Audy, telah mengalokasikan 30 persen APBD Sumbar bagi sektor pendidikan.
Selain meningkatkan kesejahteraan guru, alokasi anggaran itu juga ikut mencover dan menjadi sumber pembiayaan bagi pihak sekolah untuk memfasilitasi dan memberangkatkan peserta didik mereka mengikuti berbagai lomba dan kompetensi akademik maupun non akademik.
“Alhamdulilah, peringkat prestasi Sumbar berdasarkan perolehan medali OSN, O2SN, FL2SN, dan berbagai kompetisi tingkat pelajar lainnya meningkat secara nasional dibandingkan tahun sebelumnya,” ucapnya.
Dijelaskannya, pada tahun 2022 lalu Sumatra Barat hanya berhasil menempati peringkat ke 16 perolehan medali Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SD, SMP dan SMA sederajat. Sementara tahun ini, Sumbar berhasil naik peringkat 9 secara nasional.
Begitupun dengan prestasi pelajar Sumbar pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Pada tahun ini, Sumbar berhasil meraih peringkat ke-7 perolehan medali O2SN 2023. Padahal di tahun sebelumnya Sumbar hanya mampu menduduki peringkat ke 17 dari 34 Provinsi diseluruh Indonesia..
Prestasi serupa juga ditorehkan kontingen pelajar Sumatra Barat yang dikirim untuk mengikuti Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN) tahun 2023. Sejumlah atlet pelajar di nomor beladiri bahkan ada yang berhasil menggondol dua medali sekaligus.





