“Saya rasa PKB ini sangat tepat sebagai wadah bagi saya untuk berkecimpung dalam dunia politik, sebab partai saya lihat memiliki orientasi perjuangan dengan basis keislaman yang kuat,” tuturnya.
Sedikit menyinggung prestasi yang pernah ia raih semasa muda, Heri menyebutkan bahwa ia pernah menjadi juara pertama dalam lomba pidato tiga bahasa di Pondok Pesantren Gontor pada tahun 2003, dan juga pernah dua kali menjadi tim pengawal presiden saat kedatangan mereka ke Pesantren Gontor pada tahun 2005 dan 2006.
“Saya juga pernah mewakili pameran IT di Cina pada tahun 2019 lalu, dan juga expo IT di Selangor Malaysia pada tahun yang sama, dan juga menjadi peserta pertukaran pelajar antar negara,” jelasnya.
Terakhir, Heri kemudian mengungkapkan, bahwa pencalonannya pada tingkat legislatif provinsi ini bukan berangkat dengan kepala kosong saja, tetapi juga sekaligus perencanaan-perencanaan yang matang untuk masyarakat yang telah memberinya dukungan dan dorongan tersebut.
“Program khusus yang saya punya adalah bagaimana nantinya sektor UMKM yang memang sudah hidup di tengah-tengah masyarakat ini bisa lebih dikembangkan lagi, jadi bukan cuma mendorong, tapi dikembangkan, toh secara teknis, UMKM itu tidak hanya lahir bukan dari dorongan pemerintah, tetapi dari banyak faktor juga kan, bahkan salah satu faktornya tersebut adalah ketidakmampuan pemerintah dalam menciptakan lapangan pekerjaan itu sendiri,” ungkap Heri.
Ia juga menyatakan, jika seandainya nanti, harapan yang ditaruh masyarakat padanya tersebut memang benar-benar terwujud, ia berjanji untuk berjuang sekerasnya mengentaskan masalah yang selama ini dikeluhkan masyarakat terhadapnya; yaitu pemerataan pembangunan dan juga tingkat kesejahteraan yang masih belum sepenuhnya dapat dikatakan baik. (H/mg-drp)





