Langkah itu pun, lanjut Siti Aisyah, didukung dengan optimalisasi pemanfaatan fasilitas Pusat Data Nasional (PDN) di lingkungan Pemprov Sumbar. Langkah itu bertujuan untuk memastikan seluruh data pemerintahan terhubung dan aman sesuai prinsip satu data. “Indeks literasi digital masyarakat Sumbar juga meningkat dan bahkan telah lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Di Pulau Sumatra, Sumbar adalah yang tertinggi,” ujarnya.
Lanjut ia sampaikan, jika pada tahun sebelumnya penghargaan tersebut kerap kali disabet Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat, maka pada tahun ini Sumbar berhasil menjadi satu-satunya daerah yang menerima dua penghargaan sekaligus dari Kemenkominfo RI.
“Di Pulau Sumatra kita cukup diperhitungkan, ini semua berkat kerja keras semua pihak. Sesuai arahan Gubernur, kita mesti terus berinovasi untuk mewujudkan pemerintahan berbasis digital yang efisien, transparan dan aman,” pungkasnya (ns-dskmf-adpsb)





