PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.ID — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melaksanakan rehabilitasi dan peningkatan Jaringan Irigasi Permukaan terhadap enam lokasi melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 senilai Rp6.208.968.517.
Dana tersebut digunakan untuk Rehabilitasi dan Peningkatan Jaringan Irigasi D.I pada enam lokasi yakni Sakayan Paku Nagari Anduring Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Maransi Nagari Kasang Kecamatan Batang Anai, Duku I SP II Nagari Pilubang Kecamatan Sungai Limau, Sungai Ibur I Nagari Sungai Sarik, Kecamatan VII Koto Sungai Sarik, Kalawi Nagari Kuranji Hilir Kecamatan Sungai Limau, dan Bandar Surau Nagari Sungai Buluah Timur, Kecamatan Batang Anai.
Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, melalui Kepala Dinas Kominfo Padang Pariaman Zahirman, mengatakan Dana tersebut berasal dari APBN berbentuk DAK 2023 yang dipergunakan untuk memperbaiki Irigasi di Padang Pariaman.
“Alhamdulillah Padang Pariaman berkat kegigihan Bupati dan Pihak terkait menggaet Bantuan, sehingga Padang Pariaman mendapatkan DAK untuk perbaikan irigasi yang tentunya akan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Zahirman, Kamis (26/10)
Ia menjelaskan, dana hibah sebesar Rp6,2 miliar tersebut, diperuntukan untuk enam lokasi peningkatan dan rehabilitasi, yaitu Jaringan Irigasi Sakayan Paku Kecamatan Kayu Tanam senilai Rp2,1 miliar yang dimulai pengerjaan tanggal 23 Juni 2023 dengan pekerjaan Bendungan, pintu air dan saluran primer.
Kemudian, peningkatan jaringan Irigasi Maransi Kecamatan Batang Anai berupa pengerjaan Saluran Primer senilai Rp1,4 miliar telah dimulai tanggal 23 Juni 2023, sedangkan rehabilitasi irigasi Duku Kecamatan Sungai Limau senilai Rp1,2 miliar.
Lebih lanjut kata ia, Irigasi Sungai Ibur senilai Rp420 juta, telah dimulai pengerjaannya tanggal 23 Juni 2023 di Sungai Sarik. Sementara itu Pengerjaan Pintu dan Saluran Air Kalawi Nagari Kuranji Hilir senilai Rp504 juta.
Terakhir pengerjaan Pintu dan Saluran Primer Irigasi Bandar Surau senilai Rp439 juta terletak di Nagari Sungai Buluh Timur Kecamatan Batang Anai. “Memasuki Triwulan III ini progres kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi ini telah mencapai 90 persen,” ujarnya.
Ia berharap, akhir tahun ini pelaksanaan proyek tersebut selesai sehingga masyarakat sudah bisa menikmatinya pembangunan tersebut.
Salah seorang tokoh masyarakat Nagari Anduring Syawiruddin berharap pengerjaan irigasi tersebut maksimal dan selesai sesuai dengan kontrak.
“Bendungan ini tentu akan bermanfaat sebagai penampung air yang kemudian digunakan oleh masyarakat untuk persawahan maupun usaha lainnya,” ujar Syahwaldi.
Ia ucapkan terima kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan Pemerintah pusat yang telah memberikan DAK untuk irigasi di Padang Pariaman. (h/ahr)





