Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
PADANG

TBC Jadi Penyakit Menular Dominan di Padang

1
×

TBC Jadi Penyakit Menular Dominan di Padang

Sebarkan artikel ini

HARIANHALUAN.ID – Tuberkulosis (TBC) menjadi penyakit menular yang paling dominan ditemukan di Kota Padang. Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Srikurnia Yati menyebutkan, hingga September 2023 ditemukan sebanyak 2.802 kasus positif TBC di Kota Padang.

“Angka ini kita peroleh dari semua puskesmas di Kota Padang, serta dari 18.000 screening yang dilakukan,” katanya, Kamis, (26/10).

Srikurnia menyampaikan bahwa TBC juga menjadi skala prioritas pihaknya dalam pencegahan dan pengobatan. Tidak saja melakukan pelacakan kasus. Mengatasi penyakit TBC, Dinkes Padang juga melakukan penjaringan serta pengobatan bagi pengidap TBC. 

“TBC ini tidak akan selesai kalau kita tidak melakukan pemeriksaan masyarakat. Kita imbau pada masyarakat yang memiliki gejala batuk di atas dua minggu dan demam. Periksakanlah segera ke puskesmas,” ujarnya. 

Baca Juga  Bukittinggi Sukses Jadi Tuan Rumah Muskomwil I Apeksi 2025

Lebih lanjut, ia menuturkan penyakit TBC menjadi salah satu penyakit menular terbanyak di Indonesia bahkan di dunia. Saat ini, Indonesia menjadi negara tertinggi kedua dengan kasus TBC terbanyak.

TBC disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis. Bakteri penyebab TBC ini terkadang bisa tetap hidup di udara selama beberapa jam, terutama di tempat-tempat kecil tanpa udara segar. 

Nia menjelaskan bahwa udara segar dan sinar matahari mempersulit bakteri untuk tetap hidup. Udara segar menaburkan bakteri dan sinar matahari membunuh mereka. Seseorang yang tinggal atau bekerja bersama penderita TBC jauh lebih tinggi berisiko daripada penularan dari orang asing.

Baca Juga  Shalat Hari Raya Idul Fitri di Lapangan Balaikota Padang, Wawako Maigus Nasir Dijadwalkan Jadi Khatib

“Untuk mencegah penyakit TBC, kita harus menjemur alat tidur yang kita gunakan seperti kasur, bantal, bantal guling. Setiap pagi bukalah jendela dan pintu agar udara dan sinar matahari masuk,” tuturnya.

Kemudian ia mengimbau masyarakat agar makan makanan yang bergizi, tidak merokok dan minum minuman keras, dan harus olahraga secara teratur. (h/dar)