PASBAR, HARIANHALUAN.ID – Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat (Pasbar) memastikan keamanan logistik penyelenggaraan pemilu yang disimpan di gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Kapolres setempat menempatkan lima orang personelnya untuk memastikan keamanan logistik tersebut.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki di Simpang Empat, Kamis (26/10) mengatakan, selain menempatkan lima orang personel untuk menjaga logistik pemilu yang ada di KPU, pihaknya juga menempatkan anggota Samapta melakukan pengecekan setiap hari ke gudang penyimpanan.
Pengecekan logistik ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mengamankan dan memastikan kelancaran pelaksanaan Pemilu di Pasaman Barat.
“Melalui pengecekan langsung diharapkan dapat terdeteksi secara dini jika terdapat potensi ancaman atau masalah keamanan yang perlu segera ditangani,” ujarnya.
Ia mengatakan, personel yang ditempatkan di KPU siap berjaga 24 jam di gudang logistik untuk mencegah kemungkinan terjadinya gangguan yang dapat menghambat proses demokrasi tersebut. Mereka memastikan logistik pemilu yang berada di gudang dalam kondisi yang aman.
Pihaknya telah bekerja sama dengan KPU Pasaman Barat untuk menghadapi segala kemungkinan yang berkaitan dengan keamanan dan kelancaran pemilu. Ia menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan pemilu.
“Keamanan logistik pemilu yang terjamin akan memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menyalurkan hak suara,” sebutnya.
Ia juga mengimbau warga Pasaman Barat untuk melaporkan segala aktivitas mencurigakan atau potensi ancaman yang dapat mengganggu jalannya pemilu kepada aparat kepolisian setempat.
Sementara itu Ketua KPU Pasaman Barat, Alfi Syahrin mengatakan telah menerima logistik Pemilu 2024 tahap pertama berupa bilik suara sebanyak 5.144 dari KPU RI.
“Untuk bilik suara sudah sesuai dengan kebutuhan di Pasaman Barat. Saat ini bilik suara itu disimpan di gudang KPU Pasaman Barat,” katanya.
Ia mengatakan bilik suara yang datang itu sudah sesuai kebutuhan untuk 1.286 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Masing-masing TPS nanti ditempatkan empat bilik suara.
“Untuk kotak suara belum sampai, dimana kebutuhan kotak suara sebanyak 6.430 atau lima per TPS,” ujarnya.
Kemudian surat suara itu dicetak setelah penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) pada 3 November 2024.
“Masih banyak kebutuhan logistik yang kita tunggu seperti formulir dan kebutuhan lainnya,” katanya.
Agung juga mengatakan, pihaknya saat ini sedang menjalani tahapan verifikasi dokumen Daftar Calon Tetap (DCT). Pada 3 November akan ditetapkan DCT dan 4 November diumumkan. Setelah itu masa kampanye dimulai 28 Nov 2023 sampai 10 Februari 2024.(h/ows)





