UTAMA

Selamatkan Sumbar-Riau Dari Krisis Air dan Energi Listrik, Rehabilitasi DAS Harga Mati

0
×

Selamatkan Sumbar-Riau Dari Krisis Air dan Energi Listrik, Rehabilitasi DAS Harga Mati

Sebarkan artikel ini
Panoramic view of the Itaipu Hydroelectric power plant, and its huge water dam.

Namun sayangnya, isu krisis air penggerak turbin PLTA yang dipicu kerusakan lingkungan di bagian hulu sejumlah Daerah Aliran Sungai (DAS) besar di Sumbar itu,sampai saat ini tidak pernah dijadikan perhatian serius oleh pemerintah daerah.

“Isu defisit Air PLTA sebenarnya adalah isu klasik. Selama ini pemerintah tidak peduli dan hanya baru akan ribut jika defisit air sudah terjadi dan menyebabkan terjadinya pemadaman listrik bergilir setiap kali terjadi musim kemarau panjang,” Ucapnya.

Baca Juga  Usai DIlantik, Anggota KPU Sijunjung Diharap Langsung Berkoordinasi

Dia bilang, satu-satunya, solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis atau defisit air di empat PLTA yang ada di Sumbar, adalah dengan memulihkan ekosistem lingkungan di daerah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS).

Sebab pada kenyataannya, rata-rata DAS penting krusial yang berpengaruh terhadap siklus hidrologis serta ketersediaan supply air di Empat PLTA yang ada di Sumbar ini, telah mengalami degradasi lingkungan yang sedemikian parahnya lantaran terjadinya alih fungsi lahan yang massif tanpa memperhatikan kaedah konservasi lingkungan.

Baca Juga  33 Anggota Puskud Sumbar  Ikuti Pelatihan Perkoperasian

“Kerusakan lingkungan sebenarnya tidak hanya terjadi di DAS Kampar, namun juga terjadi di DAS Sumani yang berhulu di daerah Solok. Disana daerah yang semestinya menjadi areal tangkapan dan resapan air sudah berubah menjadi kawasan pertanian bawang dan sebagainya,” jelasnya.