KABA RANAH

Desa Tanggap Konflik Satwa Liar, Bersama Pagari Jaga Hutan dan Satwa Nagari Pasie Laweh

0
×

Desa Tanggap Konflik Satwa Liar, Bersama Pagari Jaga Hutan dan Satwa Nagari Pasie Laweh

Sebarkan artikel ini
Wali Nagari Pasia Laweh, Kabupaten Agam, Zul Arfin, menerima penghargaan dari Menteri LHK, Siti Nurbaya, sebagai ‘Desa Tanggap Konflik Satwa Liar’ Rabu (8/11) di Jakarta. IST

AGAM, HARIANHALUAN.ID — Kalau ada oknum yang berniat untuk mengusik satwa liar yang ada di Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, sebaiknya pikir-pikir dulu. Pasalnya, bagi mereka yang berniat jahat itu tak hanya akan berhadapan dengan polisi hutan namun juga Pagari. Siapa Pagari?

Nagari Pasia Laweh tetap berdiri dengan kokoh yang meliputi enam jorong yakni, Pasia Laweh, Palupuh, Angge Palimbatan, Sungai Guntuang, Aua Kuniang dan Lurah Dalam.Nagari Pasie Laweh memiliki luas nagari 74,32 kilometer persegi atau 31,35 persen dari luas wilayah Kecamatan Palupuh. Berjarak 2 kilometer dari ibu kota kecamatan, 94 kilometer dari ibu kota kabupaten dan 118 kilometer dari ibu kota provinsi.

Di Nagari Pasie Laweh sendiri memiliki suatu keunikan sendiri dalam hal melindungi dan mencegah konflik antara manusia dan satwa liar di daerah itu. Bahkan gerakan yang dilakukan pihak Nagari Pasie Laweh itu mendapat pengakuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau KLHK.

Wali Nagari Pasia Laweh, Kabupaten Agam, Zul Arfin, yang dijumpai Haluan menyebut, pihaknya telah banyak menggagalkan upaya-upaya oknum masyarakat yang ingin menangkap satwa liar yang dilindungi undang-undang di wilayah Nagari Pasia Laweh. Bahkan, Nagari Pasie Laweh memiliki tim khusus yang menangani konflik satwa liar dengan warga setempat.

“Kami menamainya Patroli Anak Nagari atau Pagari. Dimana mereka bergerak dengan  anggaran dari Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Nagari.

“Penganugerahan ini akan menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi Sumbar. Semoga makin banyak masyarakat yang sadar bahwa kelestarian satwa menjadi tanggung jawab kita bersama,” katanya.