SUMBAR

Perkuat Panitahan Minangkabau, Disbud Sumbar Adakan Pelatihan Pasambahan Adaik

1
×

Perkuat Panitahan Minangkabau, Disbud Sumbar Adakan Pelatihan Pasambahan Adaik

Sebarkan artikel ini
Foto bersama peserta pelatihan pasambahan adaik bersama Kepala Bidang Sejarah Adat dan Nilai-Nilai Tradisi Disbud Sumbar Fadhli Junaidi, Anggota DPRD Sumbar Gustam Hidayat, dan pemateri Amir Syarifuddin Datuak Mangkudum, Selasa, (14/11/2023)

PADANG, HARIANHALUAN.ID- Guna memperkuat, mempertahankan dan melestarikan panitahan atau pasambahan adaik, Dinas Kebudayaan Sumbar adakan pelatihan pasambahan adaik di Villa Biru, Lubuk Minturun, Padang, Selasa, (14/11/2023). Pelatihan dengan diikuti 80 peserta itu merupakan kolaborasi dengan Anggota DPRD Sumbar, Gustam Hidayat.

Kepala Dinas Kebudayaan dalam hal ini Kepala Bidang Sejarah Adat dan Nilai-Nilai Tradisi, Fadhli Junaidi, menyampaikan bahwa pasambahan atau panitahan menjadi sebuah cara untuk saling menghormati.

Arus perubahan yang makin kencang ditunjang perkembangan ilmu dan teknologi telah menyebabkan penggerusan dalam banyak hal, salah satunya seni, tradisi dan budaya yang sesungguhnya memuat nilai-nilai kearifan.

Baca Juga  Minim Komunikasi Publik, Kinerja 655 Anggota DPRD Sumbar Dipertanyakan

Tidak terkecuali di nilai-nilai budaya yang ada di Minangkabau. Bahkan tidak sedikit pula generasi muda yang tidak mengerti dan paham dalam pengaplikasian pasambahan adaik.

“Pasambahan adaik bukan hanya sekadar seni dan basa basi. Tetapi lebih dari itu adalah sebuah peristiwa yang bisa memupuk nilai kepemimpinan dalam generasi muda,” katanya.

Dalam pasambahan dipelajari cara menghargai, memahami yang tersurat dan tersirat, beretika saat dialog. Tidak hanya itu, dalam pasambahan juga diajarkan cara untuk berbicara di depan umum dan yang terpenting adalah belajar mendengar.

Baca Juga  DPRD Sumbar Dorong KPID Berkolaborasi dengan Lembaga Penyiaran Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

“Oleh karenanya, penting bagi generasi muda yang tidak tahu tentag pasambahan adaik. Kita merangsang agar anak muda memahami pasambahan adaik melalui bundo kanduang, niniak mamak, dan beberapa kaum muda juga dalam pelatihan ini,” ujarnya lagi.