“Semoga donasi yang dikumpulkan masyarakat Tanah Datar menjadi mujahid sebagai bukti persaudaraan kita dengan sesama muslim di Palestina. Kami merasa terharu mendapatkan kepercayaan ini dari Pemkab Tanah Datar. Kami berjanji akan tetap mempertahankan kepercayaan ini dengan tidak memotong sepeser pun dari jumlah donasi ini, semuanya akan kami sampaikan kepada rakyat Palestina,” katanya.
Yeyen juga mengatakan, donasi ini merupakan rekor tertinggi dengan jumlah terbesar yang diterima DPP BKPRMI.
“Kami akan langsung salurkan bantuan ini. Begitu terkumpul akan langsung kami serahkan melalui perwakilan resmi Hamas yang ada di Kuala Lumpur. Sebab rakyat Palestina per detik, per menit sangat membutuhkannya,” katanya.
Diakhir penyampaiannya, Yeyen juga tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati beserta seluruh jajarannya dan juga kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tanah Datar yang telah menyalurkan sebagian hartanya didonasikan untuk rakyat Palestina.
Sementara itu, Bupati Eka Putra menyampaikan bahwa Pemkab Tanah Datar mengutuk keras invasi militer Israel ke Jalur Gaza. “Negara kita dan Kabupaten Tanah Datar tidak menerima segala bentuk penjajahan sesuai namanya kezaliman yang dilakukan oleh suatu kelompok terhadap suatu bangsa apalagi secara jelas dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia menyebutkan penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan,” ujar Eka Putra.
Ia juga menyampaikan duka yang sangat mendalam terhadap apa yang sedang dialami oleh saudara-saudara di Palestina, karena akibat invasi militer Israel, lebih 11.000 jiwa telah menjadi korban dan hampir setengahnya adalah anak-anak yang tidak berdosa.





