Selain itu, menurut Adri ada empat pilar penilaian kinerja pemda dalam pembangunan ketahanan pangan.
“Empat pilar itu, yaitu pilar konsumsi pangan, keamanan pangan, ketersediaan dan kerawanan pangan serta distribusi pangan,” jelasnya.
Dikatakannya, Dinas Pangan dan Perikanan Sijunjung mempunyai program unggulan yaitu program pengawasan keamanan pangan.
“Untuk saat ini kita hanya bisa melakukan pengawasan di pasar, seperti pengambilan sampel pangan untuk pengujian kandungan residu pestisida, uji kandungan benzoat, rodhamin B, borax, serta logam berat khususnya pada beras,” tuturnya.
Pihaknya juga sudah melakukan pengambilan sampel pada pasar besar seperti pasar sijunjung, tanjung ampalu, padang sibusuk, sei lansek, sei tambang dan lubuk tarok.
“Selain itu, sampel beras juga sudah diambil dari sentra padi dan pasar tradisional serta dari sawah lokasi bekas tambang,” pungkasnya. (*)





