“Semuanya harus berbagi peran sesuai porsi dan tidak bisa dipisahkan, Semuanya harus berkolaborasi dan mendukung lewat koordinasi dengan TKPKD. Secara umum, kondisi makro pembangunan Sumbar memang sudah pulih dari dampak pandemi Covid-19,” ucapnya,
Namun demikian, berbagai program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pasca pandemi, kata Medi memang harus tetap dilakukan untuk mengentaskan tingkat kemiskinan dan kemiskinan ekstrem Sumbar.
“Apalagi RPJMN telah menargetkan 0 persen kemiskinan di tahun 2024. Sementara saat ini, kita masih berada di angka 0,41 persen yang sebenarnya sudah menurun dari kondisi tahun 2022 lalu yang berada pada angka 0,77 persen,” tutupnya. (h/fzi)
Grup WhatsApp harianhaluan.id
+ Gabung





