Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
UTAMA

Kasus Rp5 Miliar Bapenda Sumbar Dinilai Penuhi Unsur Korupsi,  Penegak Hukum Diharap Gerak Cepat

0
×

Kasus Rp5 Miliar Bapenda Sumbar Dinilai Penuhi Unsur Korupsi,  Penegak Hukum Diharap Gerak Cepat

Sebarkan artikel ini

“Ketika masyarakat meminta transparansi terkait dana yang diselewengkan, maka menjadi kewajiban juga bagi pemerintah untuk menjelaskannya kepada publik. Jika pemerintah tidak terbuka, maka wajar saja jika masyarakat menduga bahwa telah terjadi tindakan penyelewengan atau  penyalahgunaan kewenangan,” ucapnya.

Hal senada juga datang dari Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumbar. Mereka juga mendesak  Inspektorat Sumbar untuk segera melimpahkan kasus pungutan liar di luar ketentuan yang dilakukan Bapenda  kepada Aparat Penegak Hukum (APH).

Ketua Umum Badko HMI Sumbar, Rustam Budiman, menilai, pelimpahan penyidikan kasus ini kepada APH, penting dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat pembayar pajak di Sumbar. Langkah itu juga perlu diambil demi  menjaga integritas, independensi penyelidikan, serta  mencegah kasus ini hilang di tengah jalan karena diselidiki oleh instansi yang sama-sama berada di bawah naungan Pemprov Sumbar.

Baca Juga  42 Inovator Ramaikan Bumi Berseru Fest 2025

“Demi kebenaran dan semangat pemberantasan korupsi, Inspektorat Sumbar harus berani menindaklanjuti kasus ini ke ranah hukum. Apalagi  unsur tindak pidana korupsinya sudah jelas terpenuhi,” ujarnya kepada Haluan  Kamis (30/11).

Rustam Budiman menegaskan, kasus pungli berpola permintaan setoran dari atasan kepada bawahan ini, jelas tidak boleh didiamkan begitu saja. Para pelaku yang terindikasi terlibat harus diseret ke ranah hukum karena telah berkhianat dan bahkan tega memakan pajak yang diambil dari kantong rakyat kecil.

Baca Juga   Menyorot Layanan Kesehatan di RSUP Dr M Djamil : Fasilitas Lengkap, Pelayanan Kurang

Atas dasar itu, lanjutnya lagi,  jika memang Pemprov Sumbar di bawah kepemimpinan Gubernur, Mahyeldi Ansharullah, dan Wakil Gubernur, Audy Joinaldy, berkomitmen memerangi korupsi, maka kedua sosok  pemimpin ini harus berani memerintahkan Inspektorat Sumbar untuk mengambil langkah tegas dan berani.