UTAMA

Adu ‘Taji’ Tim Pemenangan Capres-Cawapres Rebut Suara Ranah Minang

4
×

Adu ‘Taji’ Tim Pemenangan Capres-Cawapres Rebut Suara Ranah Minang

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID — Pesta demokrasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang diikuti tiga pasangan Calon Presiden (capres) dan Calon Wakil Presiden (cawapres). Ketiganya adalah Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo – Mahfud MD serta Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming. Lantas bagaimana seperti apa peta dukungan masyarakat Sumbar pada Pilpres 2024 mendatang? Bagaimana strategi tim pemenang untuk ‘memburu’ suara warga di Ranah Minang?

Tim Pemenangan Daerah (TPD) paslon nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD berikhtiar untuk mencapai angka rasional 30 persen suara di Sumatera Barat (Sumbar).  Ketua TPD Ganjar-Mahfud Sumbar, Febby Dt Bongso, mengatakan, pemenangan Ganjar-Mahfud merupakan pertandingan yang tidak punya beban. Katanya, ia dan pihaknya terus berikhtiar mencapai angka rasional dan selalu berupaya mendapatkan hati masyarakat Sumbar. 

Baca Juga  Bank Nagari dan DMI Berkolaborasi Kembangkan Ekosistem Keuangan Syariah

“Kita menargetkan 30 persen karena kita melihat ada impact dari pasangan Calon Presiden (Capres) lain yang tidak masuk dalam tipikal pemilihnya urang awak atau orang minang,” katanya. 

Menurutnya, hal tersebut memberikan manfaat kepada Ganjar-Mahfud sehingga menjadi pilihan rasional oleh urang awakImpact suara itu yang menjadikan Mahfud sebagai pilihan rasional oleh urang awak. Mahfud tidak hanya dikenal dekat dengan akademisi yang ada di Sumbar, khususnya Praktisi Hukum, tapi Mahfud juga memiliki kedekatan emosional dengan warga maupun tokoh-tokoh adat di Sumbar. “Mahfud dengan gelar Angku Majo Sadeo kami pikir akan mendapatkan tempat di hati masyarakat minang,” tuturnya. 

Untuk menentukan pilihan yang cerdas, dikatakannya masyarakat harus mengerti mana calon pemimpin yang berwawasan dan mana yang hanya mengandalkan kata-kata yang berlebihan. Ganjar adalah sosok yang sederhana dan tentu saja punya wawasan. Ini menjadi salah satu model bagi masyarakat Sumbar dalam rangka menentukan pilihan karena saat ini akan memilih pemimpin yang bijaksana, bukan bijaksana bijaksini, dan yang perlu diingat, kita bukan memilih komandan perang, namun kita akan memilih pemimpin bangsa.

Baca Juga  Keterwakilan Perempuan di DPRD Kota Padang Berkurang


Lebih lanjut ia katakan, Ganjar-Mahfud akan mampu menata kembali semua kekeliruan dalam tata negara Indonesia dan melanjutkan segala hal baik yang sudah dilakukan pemerintah sebelumnya.  Ganjar-Mahfud diharapkan mampu melakukan perubahan untuk hal-hal yang harus dilakukan dalam artian perubahan dan melanjutkan hal-hal baik.