UTAMA

Tiba-Tiba Erupsi, Bukan Siklus Tahunan Gunung Marapi

2
×

Tiba-Tiba Erupsi, Bukan Siklus Tahunan Gunung Marapi

Sebarkan artikel ini
Ahli Geologi Sumbar, Ade Edward

“Apalagi sekitar bulan Februari lalu, Marapi sempat beberapa kali mengalami erupsi freatik yang dipicu peningkatan volume air di dalam kawah magma. Dalam kondisi itu, Marapi sebenarnya mengirimkan sinyal kepada kita  bahwa ia bisa sewaktu-waktu meletus tanpa tanda-tanda sebelumnya,” ucapnya.

Jamin Pengobatan Korban

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar menjamin pengobatan untuk para korban yang terdampak dari erupsi Gunung Merapi Seluruh korban yang berhasil dievakuasi akan langsung dibawa ke Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi untuk diberikan penanganan medis secara maksimal.

Baca Juga  Operasi SAR Ditutup, 10 Korban Galodo Marapi Masih Hilang

“Kami telah siagakan para dokter beserta paramedis lainnya di RSAM untuk penanganan korban erupsi Gunung Marapi,” ujar Mahyeldi, ketika meninjau Posko Penanggulangan Bencana Alam Erupsi Gunung Marapi di Nagari Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua, Senin (4/12) malam.

Menurut Mahyeldi, pihaknya telah berkomunikasi dengan dengan seluruh pihak terkait, seperti BPBD, Basarnas, TNI, Polri, Dinas Kesehatan, serta relawan, agar bekerja maksimal dalam melakukan evakuasi terhadap seluruh korban.

Pemrov Sumbar, kata Mahyeldi, sudah menyiapkan Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi sebagai sarana pelayanan medis utama bagi para korban, serta sebagai sarana penginapan sementara bagi para keluarga korban.

Baca Juga  Polres Pasbar Ungkap Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang

SAM ini disiapkan bagi keluarga korban yang masih menunggu anaknya yang belum ditemukan, atau bagi keluarga korban yang menunggu anaknya sedang dirawat.