Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
UTAMA

Buntut Tewasnya 23 Pendaki Marapi, Polda Sumbar Segera Periksa BKSDA Sumatera Barat

1
×

Buntut Tewasnya 23 Pendaki Marapi, Polda Sumbar Segera Periksa BKSDA Sumatera Barat

Sebarkan artikel ini
Personel Sat Brimob Polda Sumbar dibantu masyarakat dan unsur relawan berhasil mengevakuasi jasad Siska Alfina, Mahasiswa UNP yang menjadi korban erupsi Gunung Marapi Rabu (6/12). Siska Alfina adalah jasad survivor terakhir yang berhasil dievakuasi tim gabungan dari areal sekitaran Puncak Gunung Marapi. IST/HUMAS

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Jajaran Polda Sumbar akan segera memanggil dan meminta keterangan petugas  Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar selaku pengelola Taman Wisata Alam (TWA) Marapi usai meninggalnya 23 orang pendaki saat  Gunung Marapi erupsi Minggu (3/12) lalu. Pemeriksan dilakukan untuk mendalami adanya unsur kelalaian yang menyebabkan hilangnya puluhan nyawa pendaki akibat terjebak erupsi Gunung Marapi.

“Kita akan panggil dan kroscek kembali insiden yang terjadi di Gunung Marapi. Sebab disana BKSDA memungut biaya dari para pendaki yang bakal melakukan pendakian,” ujar Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan, kepada wartawan di Mapolda Sumbar Rabu (6/12).

Dwi menjelaskan, pemanggilan terhadap BKSDA tersebut, dilakukan karena  BKSDA merupakan instansi yang bertanggung jawab dalam menjamin keselamatan para pendaki yang memasuki kawasan TWA Marapi.

Baca Juga  Polda dan Ombudsman Pastikan Segera Panggil BKSDA untuk Dalami Soal Kelalaian Dalam Pembukaan Jalur Pendakian

“Nanti akan kita dalami apakah ada unsur kelalaian di sana. Kita sudah monitoring insiden ini, yang jelas kita akan panggil  dan mintai keterangan kepada stakeholder yang bertanggung jawab,” ucap dia. 

Mantan Kapolres Sijunjung ini menyatakan, jajaran Polda Sumbar yang telah dikerahkan membantu proses pencarian dan evakuasi korban dan juga telah berhasil menemukan pendaki terakhir yang menjadi korban jiwa dalam bencana erupsi Marapi kali ini.

Berdasarkan identitas yang ditemukan di jasad, korban terkonfirmasi adalah Siska Alfina, Mahasiswa Universitas Negeri (UNP) yang sempat dinyatakan hilang hingga memasuki hari ketiga pascaerupsi.

Baca Juga  Kabupaten Solok Gelar Rapat Evaluasi Penanganan Bencana dan Rencana Pemulihan Pascabencana