Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
UTAMA

Buntut Tewasnya 23 Pendaki Marapi, Polda Sumbar Segera Periksa BKSDA Sumatera Barat

1
×

Buntut Tewasnya 23 Pendaki Marapi, Polda Sumbar Segera Periksa BKSDA Sumatera Barat

Sebarkan artikel ini
Personel Sat Brimob Polda Sumbar dibantu masyarakat dan unsur relawan berhasil mengevakuasi jasad Siska Alfina, Mahasiswa UNP yang menjadi korban erupsi Gunung Marapi Rabu (6/12). Siska Alfina adalah jasad survivor terakhir yang berhasil dievakuasi tim gabungan dari areal sekitaran Puncak Gunung Marapi. IST/HUMAS

Untuk tanggap darurat terdapat posko siaga nagari, rambu-rambu di jalur pendakian dan juga asuransi bagi pendaki yang terdaftar lewat sistem booking ticket online, SOP Pendakian di Gunung Marapi, bahkan juga telah ditetapkan di gunung-gunung lainnya di Indonesia yang telah dinyatakan berstatus Level II atau Waspada. “Contoh Gunung Bromo, Kerinci, Rinjani dan lain-lain dibolehkan melakukan pendakian sepanjang memiliki mitigasi dan adaptasi bencana,” ungkapnya.

Sebagai informasi, jalur pendakian Gunung Marapi resmi dibuka kembali pada (24/7) lalu setelah sebelumnya sempat ditutup sementara karena  karena Marapi sempat mengalami beberapa kali erupsi saat itu. 

Pembukaan secara resmi jalur pendakian Gunung Marapi, ketika  itu, bahkan dilakukan bersamaan dengan launching sistem booking online pendakian Gunung Marapi oleh Kepala BKSDA Sumbar saat itu, Ardi Andono, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, serta Pemkab Agam, dan Tanah Datar.

Baca Juga  Gubernur Mahyeldi Ajak PKK Bersinergi Atasi Stunting

Namun  pada Minggu (3/12) sekitar  pukul 14.54 WIB, Gunung Marapi tiba-tiba ‘Batuk’ dan memuntahkan abu vulkanik setinggi 3.000 meter dari atas puncak. Erupsi kali ini juga diikuti goncangan dan gemuruh yang bahkan terdengar hingga ke Nagari Gaduik , Kabupaten Agam, yang diketahui berada jauh dari kaki Gunung Marapi. Tak lama berselang, Kota Bukittinggi, serta sejumlah Nagari yang ada di Salingka Gunung Marapi pun mulai dihujani abu vulkanik, dan bahkan juga kerikil di beberapa lokasi.

Baca Juga  Gunung Marapi Masih Erupsi, Padang Panjang Dihujani Abu Vulkanik

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam keterangan tertulisnya menyebut, erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi sementara lebih kurang 4 menit 41 detik.

Rekomendasi dari PVMBG, masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pengunjung dan wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunung api Marapi pada radius 3 kilometer dari kawah atau puncak.