Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
UTAMA

Buntut Tewasnya 23 Pendaki Marapi, Polda Sumbar Segera Periksa BKSDA Sumatera Barat

1
×

Buntut Tewasnya 23 Pendaki Marapi, Polda Sumbar Segera Periksa BKSDA Sumatera Barat

Sebarkan artikel ini
Personel Sat Brimob Polda Sumbar dibantu masyarakat dan unsur relawan berhasil mengevakuasi jasad Siska Alfina, Mahasiswa UNP yang menjadi korban erupsi Gunung Marapi Rabu (6/12). Siska Alfina adalah jasad survivor terakhir yang berhasil dievakuasi tim gabungan dari areal sekitaran Puncak Gunung Marapi. IST/HUMAS

7 Letusan dan 40 Hembusan

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyampaikan erupsi Gunung Marapi masih terjadi hingga, Rabu (6/12).

Kepala Pos Pengamatan Gunungapi Marapi, Teguh Purnomo, menyampaikan, pada pukul 10.09 WIB, kembali terjadi erupsi namun tinggi kolom san abu tidak teramati. “Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 26,4 mm dan durasi kurang lebih 40 detik,” ujarnya.

Dalam keterangan tertulis, Teguh menyampaikan pengamatan Rabu (6/12) dari pukul 00.00 hingga 18.00 WIB, terjadi 7 letusan dan 40 hembusan. “Aktivitas kegempaan terjadi 6 letusan dengan Amplitudo  3.9-33.6 mm, dan durasi 30-49 detik. Kemudian 18 hembusan dengan Amplitudo 1.5-11.6 mm dan durasi 25-60 detik,” katanya.

Baca Juga  Bawaslu - FJPI Sumbar Perkuat Pengawasan dan Pendidikan Politik

Sebelumnya pada Minggu, (3/12) terjadi 36 letusan dan 16 hembusan. Senin (4/12) terjadi 10 kali letusan dan 50 kali hembusan. Dan Selasa (5/12) pukul 00.00-24.00 terjadi 6 kali letusan dan 110 kali hembusan. 

Ia menambahkan, saat ini kolom erupsi tidak teramati karena tertutup kabut. Sedangkan tingkat aktivitas Gunung Marapi masih di Level II (Waspada). “PVMBG merekomendasikan masyarakat disekitar Gunung Marapi dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunung Marapi pada radius 3 km dari kawah/puncak,” ujarnya.

Baca Juga  Pembangunan Daerah akan Lebih Maksimal dengan Adanya Opsen Pajak

Ia juga menjelaskan secara meteorologis, cuaca mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 20.2 °C, kelembaban udara 91.3 persen, dan tekanan udara 682.5 mmHg.  Secara visual kabut 0-I hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 400 m di atas puncak kawah.  Asap condong ke arah Barat, Barat daya dan Barat laut.