Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
UTAMA

Polda dan Ombudsman Pastikan Segera Panggil BKSDA untuk Dalami Soal Kelalaian Dalam Pembukaan Jalur Pendakian

0
×

Polda dan Ombudsman Pastikan Segera Panggil BKSDA untuk Dalami Soal Kelalaian Dalam Pembukaan Jalur Pendakian

Sebarkan artikel ini
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menyatakan, status Gunung Marapi turun dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada)
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menyatakan, status Gunung Marapi turun dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada)

Sebelumnya, BKSDA Sumbar telah memberikan penjelasan terkait alasan dibuka kembalinya jalur pendakian Gunung Marapi di tengah status gunung tersebut yang masih ditetapkan berstatus Level II atau Waspada oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Menurut Dian Indriati, pembukaan kembali jalur pendakian TWA Marapi, dilakukan setelah mendapatkan dukungan penuh dari sejumlah stakeholder terkait. Termasuk dari pemerintahan Kabupaten Agam, Tanah Datar, Dinas Pariwisata Sumbar, BPBD Agam Tanah dan Tanah Datar, Basarnas hingga sampai kepada Wali Nagari Batu Palano, Aia Angek dan Koto Baru.

Selain itu BKSDA Sumbar juga telah memiliki SOP pendakian dengan batasan-batasan tertentu. Misalnya, melakukan pendakian pada siang hari, tidak boleh mendekati kawah, minimal dalam melakukan pendakian berjumlah 3 orang dan sebagainya.

Baca Juga  Platform Dropshipedia Bantu UMKM Tumbuh

Untuk tanggap darurat terdapat posko siaga nagari, rambu-rambu di jalur pendakian dan juga asuransi bagi pendaki yang terdaftar lewat sistem Booking tiket online, SOP Pendakian di Gunung Marapi, bahkan juga telah ditetapkan di gunung-gunung lainnya di Indonesia yang telah dinyatakan berstatus Level II atau Waspada. “Contoh Gunung Bromo, Kerinci, Rinjani dan lain-lain dibolehkan melakukan pendakian sepanjang memiliki mitigasi dan adaptasi bencana,” ungkapnya.

Sebagai informasi, jalur pendakian Gunung Marapi resmi dibuka kembali pada Senin (24/7)   lalu setelah sebelumnya sempat ditutup sementara karena  karena Marapi sempat mengalami beberapa kali erupsi saat itu. Pembukaan secara resmi jalur pendakian Gunung Marapi, ketika  itu,  bahkan dilakukan bersamaan dengan Launching sistem Booking Online pendakian Gunung Marapi oleh Kepala BKSDA Sumbar saat itu, Ardi Andono, Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy serta Pemkab Agam dan Tanah Datar. (h/fzi)