PARIWISATA

Duka Dunia Pariwisata Sumbar di Penghujung Tahun

1
×

Duka Dunia Pariwisata Sumbar di Penghujung Tahun

Sebarkan artikel ini
Menparekraf, Sandiaga Uno

Sandi memastikan penanganan bencana ini akan dijadikan prioritas oleh pemerintah. “Kita ada tim khusus dibawah staf ahli menteri bidang manajemen krisis yang telah berkoordinasi dengan dinas setempat. Kita akan tindaklanjuti dan imbauannya untuk masyarakat yang akan wisata untuk meningkatkan kewaspadaannya,” ucap Sandi

Menurut Sandi, terjadinya erupsi di Gunung Marapi, Sumatera Barat, tidak akan menurunkan minat wisata khusus dalam bidang panjat dan kegiatan berjalan menyusuri jalur yang ada di gunung.

“Saya optimis tidak akan menurunkan minat untuk ikut tourism, tapi dengan kehati-hatian dan kewaspadaan kita akan bisa menyiapkan para wisatawan untuk tetap menikmati keindahan alam, tentu dengan kewaspadaan,” kata Sandi.

Baca Juga  300 Desa Wisata di Sumbar Mulai Bersolek

Sandi menyebut, pihaknya sudah mengantisipasi dengan Indonesia yang memiliki banyak gunung berapi melalui surat edaran (SE). Selain banyaknya gunung berapi, Sandi juga sudah mengantisipasi bencana lainnya seperti banjir hingga perubahan iklim.

“Kami sudah mengantisipasi karena kita ada di reign of fire surat edaran ini berlaku sepanjang tahun bahwa kesiapan dari destinasi-destinasi untuk mengantisipasi bencana alam, climate change, juga tadi di banjir bandang ini ditingkatkan kesiapsiagaannya,” kata Sandi.

Gubernur Sumbar Mahyeldi mewakili pemerintah provinsi juga menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut. Pemprov Sumbar mengerahkan personel lintas instansi untuk mempercepat proses evakuasi, serta bantuan kepada para korban.

Baca Juga  Kabupaten Solok Prevalensi Stunting Tertinggi di Sumbar