“Saat ini kami memiliki 32 pokdarwis yang sudah di SK-kan oleh wali nagari dan 12 desa wisata yang sudah di SK-kan oleh Bupati Padang Pariaman,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia menyebut, pengembangan daya tarik wisata tersebut tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Juga dibutuhkan kolaborasi bersama antara pemangku kepentingan, baik itu OPD, pemerintah nagari, maupun masyarakat.
“Untuk itu, mari bersama kita turun tangan dan saling bergandengan untuk mewujudkan desa wisata yang unggul di daerah kita, sehingga visi Padang Pariaman Berjaya melalui sektor wisata dapat terwujud,” tuturnya. (h/ahr)
WhatsApp Channel Harian Haluan
+ Gabung





