UTAMA

Kisah Nyata Relawan Indonesia di Gaza, MER-C dan FK UNAND Berikan Dukungan untuk Palestina

1
×

Kisah Nyata Relawan Indonesia di Gaza, MER-C dan FK UNAND Berikan Dukungan untuk Palestina

Sebarkan artikel ini
Relawan Indonesia di Gaza, Fikri (nomor dua dari kanan dari slide Zoom Meeting) bercerita tentang pengalamannya membantu para pengungsi Gaza pada acara bedah buku ‘Menghimpun Kebesaran Allah’ yang digelar Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK UNAND) dan MER-C di Aula FK UNAND, pada Minggu (10/12). ATVIARNI

Moderator bedah buku Dr. dr. Yusri Dianne Jurnalis, SpA (K) (Pembina MER-C Padang) dan dr Muhammad Reza Saputra, SpOT (Ketua MER-C Padang) menuntun jalannya acara yang ikuti ratusan simpatisan Palestina dari berbagai wilayah di Sumbar.

Tampil sebagai Pembicara pada kesempatan itu dr Arief Rachman, SpRad : Presidium MER-C Indonesia, Ir Edi Wahyudi Darta: Manager Site RS Indonesia, Dr. H. Gusrizal Gazahar, Lc., M.Ag. Datuak Palimo Basa : Ketua MUI Sumatera Barat, Prof. Dr. H. Yaswirman, MA : Ketua Dewan Dakwah Sumatera Barat dan Prof. Dr. dr. Afriwardi, SH, Sp.KO, MA : Dekan Fakultas Kedokteran Unand.

Baca Juga  Perkuat Jaringan 4G di Aceh XL Axiata Jangkau 3.980 Desa/Kelurahan

Bagaimana biaya hidup para relawan di sana? Bagaimana juga membiayai makan para pengungsi dan tenaga medis itu?

Inilah kebesaran Allah yang dirasakan oleh Tim MER-C Indonesia. Penggalangan dana yang mereka lakukan untuk Palestina mendapat respon luar biasa dari warga Indonesia yang ikut merasakan duka Palestina.

“Berapapun biaya semaksimal mungkin kami kirim. Soal penggunaan di sana, tak perlu pakai prosedur resmi lagi karena keadaan darurat. Apalagi sekarang sudah memasuki musim dingin. Suhu di sana tak main-main, minus 10 derajat hingga minus 15 derajat celcius.  Jadi, jika ada yang dibutuhkan segera beli, pakai dana yang dikirim,” kata dr Arief Rachman, SpRad., Presidium MER-C Indonesia pada kegiatan bedah buku tersebut.

Baca Juga  Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak Dimulai dari Nagari

“Rumah Sakit Indonesia yang kini tak beroperasi lagi karena mengalami kerusakan sudah kami data. Ada beberapa bagian yang sudah kami data untuk direnovasi. Antara lain, generator, pintu masuk, kamar bedah dan ruangemergency,” kata Ir Edi Wahyudi Darta: Manager Site RS Indonesia