UTAMA

MTQN Provinsi Ke-40, Lahirkan Generasi Qur’ani Pewaris Pembangunan Sumbar

0
×

MTQN Provinsi Ke-40, Lahirkan Generasi Qur’ani Pewaris Pembangunan Sumbar

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, Wagub, Audy Joinaldy, Bupati Solsel, Khairunas, Wabup, Yulian Elfi, dan Kepala Kemenag, Mahyudin, saat  membuka secara resmi gelaran MTQN ke-40 atau MTQN XL tingkat Provinsi Sumbar yang dipusatkan di Kabupaten Solok Selatan (Solsel), Selasa (12/12) malam. IST/HUMAS

SOLSEL, HARIANHALUAN.ID — Ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-40 atau MTQN XL tingkat Provinsi Sumbar se-Ranah Minang diharapkan kembali melahirkan generasi Qur’ani yang akan  menjadi agen penerus  pembangunan Sumbar di masa yang akan datang. MTQ juga merupakan ikhtiar panjang dalam memantapkan  syiar Islam dengan senantiasa mengagungkan kalam Ilahi, meneguhkan kesucian Kalimatullah, serta menggali lebih dalam fungsi edukasi yang terkandung dalam Kitab Suci Al-Qur’an.

“Hari ini kembali kita akan menyaksikan iven besar di mana Al-Qur’an akan dilantunkan setiap. Iven ini kita harapkan kembali mencetak generasi Qur’ani yang berakhkak mulia, dan mereka akan menjadi agen perubahan dan pembangunan bagi daerah kita tercinta,” kata Mahyeldi Ansharullah saat  membuka secara resmi gelaran MTQN ke-40 atau MTQN XL tingkat Provinsi Sumbar yang dipusatkan di Kabupaten Solok Selatan (Solsel), Selasa (12/12) malam.

Baca Juga  Wagub Audy Joinaldy: Dari 5 Negara Besar ASEAN, Indonesia Terkecil Memiliki Kewirausahaan

Orang nomor satu di Sumbar ini menegaskan, dirinya yakin seluruh kafilah kabupaten/kota yang diutus pada MTQN XL tingkat Sumbar ini, adalah  putra-putri terbaik pilihan dari daerah masing-masing.  Selain ajang perlombaan,  MTQ juga merupakan ikhtiar panjang dalam memantapkan  syiar Islam dengan senantiasa mengagungkan kalam Ilahi, meneguhkan kesucian Kalimatullah, serta menggali lebih dalam fungsi edukasi yang terkandung dalam Kitab Suci Al-Qur’an.

“Ayat-ayat suci Al-Qur’an harus senantiasa dilantunkan setiap malam, sehingga dapat menghasilkan ketenangan jiwa. Oleh karena itu patut dipahami, bahwa penyelenggaraan MTQ Nasional bukan sekadar iven seremonial rutin, melainkan suatu momen bersejarah dan perwujudan dari semangat kebersamaan dalam mencintai Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup,” ucapnya lagi. 

Baca Juga  Kendaraan Listrik Terbukti Lebih Efisien dan Kurangi Emisi? Berikut Penjelasan PLN

Alih-alih dianggap sebagai ajang kompetisi semata, Mahyeldi juga menekankan bahwa MTQ adalah sarana berjemaah dalam memperkokoh iman dan takwa kepada Allah. Oleh karenanya, ia berharap penyelenggataan MTQ bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman atas isi dan kandungan Al-Quran, sebagai bagian dari perbekalan menuju surga Allah SWT.

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Audy Joinaldy, yang juga menjabat Ketua LPTQ Sumbar menyampaikan, penyelenggaraan MTQ senantiasa dilaksanakan guna memantapkan syiar Islam di tengah masyarakat. Sembari, sebagai sarana untuk memotivasi, meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan terhadap isi kandungan Al-Qur’an.