Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
SOLOK SELATAN

Cahaya Qur’ani di Alam Sarantau Sasurambi, Harmoni Seni Tari dalam Gelaran MTQ

0
×

Cahaya Qur’ani di Alam Sarantau Sasurambi, Harmoni Seni Tari dalam Gelaran MTQ

Sebarkan artikel ini
Pertunjukan tari masal oleh Komunitas Payung Sumatera yang melibatakan 150 penari pada MTQN XL Sumbar di Solsel, Selasa (12/12) kemarin. IST

“Kedua, ini estafet dari kedua kelarasan yang bersatu untuk membangun dan mewujudkan nama Solok Selatan melalui Konferensi Timbulun. Jadi proses pemekeran hingga kemajuan sekarang ini tidak terlepas dari program, kerja sama, dan kolaborasi masyarakat untuk membangun Solok Selatan ini,” katanya.

Selanjutnya pada bagian ketiga, poin ini memang mengaitkan langsung perjalanan Solok Selatan dengan kekuatan Islam sebagai dasar pembangunan. Pondasi ABS-SBK menjadi pijakan kuat masyarakat Solok Selatan untuk bisa mandiri dan mewujudkan kesejahteraan.

Sehingga pada momentum perhelatan MTQN XL Tingkat Provinsi Sumbar ini, Cahaya Qur’ani di Alam Sarantau Sasurambi dihadirkan sebagai penggambaran perjalanan kepada masyarakat Solok Selatan.

Baca Juga  Telkom Hadirkan Konektivitas Andal pada Turnamen Dunia FIFA U-17 World Cup Indonesia 2023

“Jadi tiga hal inilah yang kemudian mendasari konsep kami untuk melahirkan tari massal ini. Sebagai wujudnya kami menerapkan langsung konsep kerja sama dan berkolaborasi itu sendiri. Kami bekerja sama dengan instansi terkait dan juga melakukan konsultasi-konsultasi,” katanya.

Konsep artistik yang diciptakan oleh Cahaya Qur’ani di Alam Sarantau Sasurambi itu sendiri, dikaitkan langsung dengan identitas Solok Selatan. Penggunaan warna oranye sebagai warna ciri khas daerah, dipadukan dengan warna putih sebagai lambang keislaman Solok Selatan yang akan menjadi cahaya penerang.

Baca Juga  HMI Solok Selatan Serukan Cabut Izin Tambang Nikel di Raja Ampat: "Save Raja Ampat!"

Kemudian untuk keterlibatan penari, tari massal ini dinahkodai langsung oleh Komunitas Payung Sumatera. Payung Sumatra melibatkan sebanyak 150 penari dari talen-talen Solok Selatan dari sekolah, sanggar seni, mahasiswa, dan yang lainnya.