“Sisi darat ini kami ingin kami yang bangun, sehingga menghasilkan PAD untuk Pasbar. Bertahun-tahun, berganti pimpinan dan sebagainya pembangunan ini belum dapat diselesaikan. Setelah kami serahkan, nantinya Pasbar masih mendapatkan penghasilan dari sana namun tentu tidak sebanyak jika kami sendiri yang menyelesaikan. Anggaran kami tidak memungkinkan, sebab akan memakan anggaran sebesar Rp134 miliar. Maka sisi darat seluas 12,5 hektare akan dikelola oleh Kemenhub,” katanya. (h/ows)
Grup WhatsApp harianhaluan.id
+ Gabung





