PADANG PARIAMAN

Kaukus Perempuan Politik Indonesia Kabupaten Padang Pariaman Dikukuhkan

1
×

Kaukus Perempuan Politik Indonesia Kabupaten Padang Pariaman Dikukuhkan

Sebarkan artikel ini
Kaukus Perempuan Politik Indonesia Kabupaten Padang Pariaman Dikukuhkan
PADANG PARIAMAN, HALUAN.ID – DPD Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Sumbar mengukuhkan Dewan Pimpinan Cabang KPPI Kabupaten Padang Pariaman periode 2023-2028, di Aula Dinsos P3A Padang Pariaman, Kamis (28/12/23).
Pengurus DPC KPPI Padang Pariaman yang menakhodai organisasi ini lima tahun kedepan, Nini Arlin selaku Ketua, Wita Puspa Dewita sebagi Sekretaris dan Bendaharanya Elynurza.
Pelantikan ini berjalan  khimat dan lancar, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh Ketua KPPI Sumbar Armiati Rustam disaksikan Sekretaris Daerah Padang Pariaman Rudy Repenaldi Rilis dan Kapala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumarni.
Bupati Padang Pariaman diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Rudy Repenaldi Rilis dalam sambutannya mengatakan tujuan dibentuknya KPPI ini untuk kesetaraan gender serta memperkuat pengarustamaan gender dan kesetaraan perempuan dan laki-laki dalam ranah politik.
Ia mengatakan berdasarkan evakuasi Pengarusutamaan gender yang dilakukan oleh Kementerian Perempuan dan Anak tahun 2023, Padang Pariaman mendapatkan penghargaan melalui Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dengan Kategori Nindya.
Mantan Camat Enam Lingkung tersebut menyebutkan saat ini keterwakilan perempuan di DPRD masih Zero, semoga tahun 2024 ada keterwakilan perempuan di kursi legislatif.
Dikatakannya Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman sangat mendukung atas terbentuknya Dewan Pimpinan Cabang Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI).
“Pemkab Pariaman sudah ada setidaknya 2 (dua) Kepala Dinas Perempuan, sekarang ini tidak ada diskriminasi antara laki laki dan perempuan semuanya sama. Saya berharap KPPI ini dapat bersinergi dan juga sebagai mitra pemerintah dalam memajukan daerah, ” tuturnya.
Ketua KPPI Sumbar Armiati Rustam saat pelantikan mengatakan KPPI  merupakan organisasi perempuan terkait dengan keterwakilan perempuan di parlemen.
“Sekarang ini keterwakilan perempuan di parlemen mengalami kemunduran dan harus dibangkitkan kembali salah satunya melalui organisasi KPPI ini” Jelas kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.
Lebih jauh pelantikan ini dapat memberikan semangat untuk bertarung dalam pesta demokrasi dan dapat dipilih oleh masyarakat yakni 30 persen. (ahr)
Baca Juga  Bencana Menyisakan Luka, Pemerintah Pusat Turut Prihatin dan Bergerak Cepat