PADANG PARIAMAN

Ikut Berperan Penting Menekan Prevalensi Stunting, Pendamping Keluarga di Padang Pariaman Terima Insentif

1
×

Ikut Berperan Penting Menekan Prevalensi Stunting, Pendamping Keluarga di Padang Pariaman Terima Insentif

Sebarkan artikel ini
Penyerahan insentif kepada 783 orang kader penyuluh KB se-Kabupaten Padang Pariaman yang berasal dari 261 Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Masjid Raya Padang Pariaman, Kamis (28/12). IST

PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.ID — Sebanyak 783 orang kader penyuluh KB se-Kabupaten Padang Pariaman yang berasal dari 261 Tim Pendamping Keluarga (TPK), menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman dari bulan Agustus sampai dengan November 2023. Insentif tersebut diserahkan oleh Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur di Masjid Raya Padang Pariaman, Kamis (28/12).

Dalam sambutannya, Suhatri Bur menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja keras yang telah diberikan oleh kader penyuluh KB yang telah bekerja dengan ikhlas dan sungguh-sungguh dalam penurunan angka stunting, dan merupakan orang-orang terbaik di Kabupaten Padang Pariaman.

Baca Juga  Operasi Antik Singgalang, Polres Dharmasraya Ungkap Kasus Narkoba dan Curanmor

“Ibu-ibu kader semua, Kami selaku pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas kerja keras yang telah diberikan. Jangan pandang nilai insentifnya, tapi pandanglah apa yang telah ibu-ibu perbuat selama ini yang telah bekerja dengan ikhlas dan sungguh-sungguh. Ibu-ibu semua merupakan orang-orang terbaik untuk Padang Pariaman Berjaya,” katanya.

Suhatri Bur juga menyampaikan, kader penyuluh KB yang tersebar di seluruh nagari-nagari di 17 kecamatan se-Kabupaten Padang Pariaman, harus bergerak dengan cepat dan maksimal dalam proses percepatan penurunan stunting.

“Saat ini, stunting di Kabupaten Padang Pariaman masih menjadi masalah serius dan menjadi fokus perhatian kita bersama. Kita harus terus berupaya secara maksimal dalam pencegahan dan penanganannya, karena ini merupakan tugas kita bersama,” katanya.

Baca Juga  Kapolda Sumbar Sambut Kedatangan Wapres di BIM

Lebih lanjut, Suhatri Bur juga mengatakan, kader penyuluh KB dituntut harus pandai berkomunikasi dengan baik dalam menghadapi masyarakat, serta mengajak masyarakat untuk dapat hidup bersih dan sehat demi tercegahnya stunting di Kabupaten Padang Pariaman.