PARIWISATA

Disparpora Lima Puluh Kota Utamakan Keselamatan Pengunjung

0
×

Disparpora Lima Puluh Kota Utamakan Keselamatan Pengunjung

Sebarkan artikel ini

Objek wisata Lembah Harau di Kabupaten Lima Puluh Kota. ist

LIMA PULUH KOTA, HARIANHALUAN.ID – Kabupaten Lima Puluh Kota, khususnya objek wisata Lembah Harau selalu jadi primadona wisatawan setiap memasuki masa libur akhir tahun. Di penghujung 2023 ini, kawasan yang dikenal dengan keelokan alamnya itu masih tetap jadi salah satu destinasi pilihan utama untuk menghabiskan masa libur akhir tahun.

Kepala  Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Lima Puluh Kota, Syukri Anda memastikan bahwa pihaknya selalu mengutamakan keselamatan wisatawan yang ingin berkunjung ke objek wisata andalan daerah tersebut, yaitu Lembah Harau.

Dikatakannya, dalam beberapa waktu terakhir memang curah hujan cukup tinggi yang mengakibatkan terjadinya bencana banjir dan longsor di sejumlah titik di Lima Puluh Kota, namun begitu kunjungan wisatawan ke daerah tersebut tetap tinggi seperti masa libur pada tahun-tahun sebelumnya.

“Sebetulnya tingkat kunjungan wisata dalam data itu sangat luar biasa tapi memang ada pembatalan (kunjungan) karena kondisi dan berita yang berkembang beberapa waktu belakangan,” kata Syukri Anda, Jumat (29/12).

Baca Juga  Meminimalisir Kecelakaan, Dishub Sumbar Gelar Inspeksi Keselamatan di Padang Panjang

Melihat kondisi cuaca yang dalam beberapa waktu terakhir tidak menentu, pihaknya pun mengimbau kepada wisatawan yang akan berkunjung ke Kabupaten Lima Puluh Kota, seperti Lembah Harau untuk tetap berhati-hati dan memastikan bahwa keselamatan harus selalu jadi prioritas nomor satu.

“Kepada pengunjung yang sudah merencanakan berkunjung ke Lima Puluh Kota, seperti ke Harau ataupun objek wisata lain, pakai sikap kehati-hatian tapi tidak perlu juga terlalu cemas,” ujar dia.

Syukri Anda pun percaya bahwa tingkat kunjungan ke wisata Lembah Harau atau Lima Puluh Kota secara umum akan kembali meningkat karena kondisi jalur Sumbar – Riau yang sempat tertutup longsor diprediksi sudah akan kembali dapat dilewati.

“Mudah-mudahan dalam beberapa jam ke depan (Jumat 29/12) jalur sumbar Riau pulih, sehingga wisatawan dari provinsi tetangga sudah dapat datang lagi ke daerah kita,” katanya.

Baca Juga  Damar Shaker, Berkembang dengan Kemitraan

Menurutnya, dengan terdampak bencananya sejumlah wilayah di Lima Puluh Kota, masyarakat dan wisatawan diminta selektif dalam menerima setiap informasi yang berkembang.

“Dinas Pariwisata Lima Puluh Kota tetap mengimbau agar pengunjung selalu mengutamakan kehatian-hatian dan tetap berkunjung (ke Lima Puluh Kota) serta saling menjaga keselamatan di jalan,” pungkasnya.

Sementara itu, Pengelola objek wisata Batang Tabik di Kabupaten Lima Puluh Kota, Reo mengungkapkan bahwa kunjungan wisatawan pada masa libur akhir tahun ini masih cukup tinggi. 

Namun diakuinya, sempat terputusnya akses jalan dari Provinsi Riau ke Sumbar disebutnya memberikan pengaruh terhadap pengunjung yang dari luar daerah.

“Alhamdulillah kalau kunjungan masih stabil, tapi memang agak terdampak. Biasanya plat BM mendominasi, sekarang plat BA yang dominan, ” ujar Reo dihubungi via WhatsApp, Jumat (29/12). (h/tfk)