SUMBARTANAH DATAR

Prof Nurhayati Hakim: Perantau Simawang Saiyo akan Bangun Pesantren Unggul di Tanah Datar

1
×

Prof Nurhayati Hakim: Perantau Simawang Saiyo akan Bangun Pesantren Unggul di Tanah Datar

Sebarkan artikel ini

HALUANNEWS, BATUSANGKAR – Bupati Tanah Datar Eka Putra, Kamis (5/5) hadiri sekaligus membuka secara langsung Musyawarah Besar (Mubes) X perantau se Indonesia Nagari Simawang kecamatan Rambatan di SDN 02 Balai Gadang Nagari Simawang.

Pada kesempatan itu juga hadir anggota DPRD Tanah Datar, Asisten Pemerintahan dan Kesra Elizar, Camat Rambatan beserta Forkompimca, Ketua DPP Simawang Saiyo Prof. DR. Hj. Nurhayati Hakim, Ketua DPC Simawang Saiyo se Indonesia, Wali Nagari Simawang beserta ketua KAN, BPRN, angku-angku, niniak mamak, dan tokoh masyarakat lainnya.

Baca Juga  Bupati Tanah Datar Kukuhkan Pengurus KAN dan Resmikan Kantor Wali Nagari Padang Laweh Malalo

Berkaitan dengan kegiatan Mubes X Nagari Simawang, Bupati Eka Putra menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang tinggi atas terlaksananya Mubes tersebut. Karena melalui mubes ini selain akan dilakukan pemilihan pengurus yang baru untuk 4 tahun kedepan, sekaligus juga akan merancang program kerja pembangunan nagari berdasarkan potensi dan permasalahan yang ada.

“Kami berharap, hasil mubes dan program kerja pembangunan nagari dan permasalahan yang dibahas nanti dapat disampaikan kepada pemerintah daerah, sehingga nanti bisa disinkronkan dengan perencanaan pembangunan daerah,” harap Bupati.

Baca Juga  Pemakaman Anggota Kodim 0307/TD Korban Banjir Jembatan Kembar Padang Panjang Berlangsung Haru

Lebih jauh disampaikan Eka Putra, pemerintah daerah sangat mengapresiasi terhadap kontribusi dan dukungan percepatan pembangunan Tanah Datar baik secara langsung, sehingga perantau bisa dikatakan sebagai salah satu pilar pembangunan di Kabupaten Tanah Datar.

“Sumbangsih perantau baik pemikiran, perhatian, saran dan bantuan materi sangatlah berarti bagi masyarakat Tanah Datar, tidak sedikit masjid, mushalla, bantuan pembangunan sekolah, pemberian bea siswa, aksi sosial yang dilakukan oleh perantau baik secara perorangan maupun kelompok,” kata Bupati.