WEBTORIAL

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Gubernur Mahyeldi : Sepakat Akselerasi Pembangunan Proyek Infrastruktur Strategis Sumbar

0
×

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Gubernur Mahyeldi : Sepakat Akselerasi Pembangunan Proyek Infrastruktur Strategis Sumbar

Sebarkan artikel ini
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia (RI),  Basuki Hadimuljono bersama Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, meninjau lokasi pembangunan ruas jalan Tol Padang-Sicincin Kamis (11/1). IST/ADPSB

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia (RI),  Basuki Hadimuljono bersama Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, meninjau lokasi pembangunan ruas jalan Tol Padang-Sicincin Kamis (11/1).

Kedatangan Menteri PUPR ke Ranah Minang tersebut,  memberikan harapan dan kepastian percepatan pembangunan sejumlah proyek infrastruktur strategis di Sumbar seperti jalan tol Padang-Pekanbaru, perbaikan jembatan Kiambang Padang Pariaman, penataan Fly Over kelok sembilan hingga rencana pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik.

Baca Juga  Bawaslu Padang Pariaman Lakukan Evaluasi Pengawasan Pemilu 2024

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, mengatakan, Menteri Basuki bahkan telah meminta agar PT Hutama Karya menambah jumlah tenaga kerja agar jalan tol Padang-Sicincin rampung pada bulan Juli mendatang.

“Beliau telah menandatangani dan menargetkan agar  jalan tol Padang-Sicincin selesai pada bulan Juli. Untuk pembebasan tanah, Alhamdulillah BPN menyampaikan bahwa pembebasan tanah lebih kurang sudah mencapai 98 persen. ” ujar Gubernur Mahyeldi.

Gubernur mengatakan, sebagian kecil tanah yang belum dibebaskan, saat ini  sudah berada dalam tahap penyelesaian oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) bersama   Badan Pertanahan Negara (BPN).

Baca Juga  BAGIAN II: Koran Haluan Terus Berkembang Bersama Media Onlinenya Haluan.com dan Haluan.id

“Kemudian ada beberapa titik yang  perlu kita koordinasikan dengan pemerintah Kabupaten Pariaman sekaitan dengan exit tol, kita lihat sekarang ini hanya tinggal bagaimana HK memaksimalkan dan mendorong agar ada peningkatan tenaga kerja di setiap ruas karena memang masalah tanah sudah bisa dikatakan clear,” kata Gubernur Mahyeldi.