Menurutnya, saat petahana tidak mampu mengembangkan dan memperbaharui gagasan mereka, maka masyarakat akan mencari alternatif lain dengan berpindah haluan kepada pendatang baru.
“Kita tidak bisa memungkiri bahwa ada calon non petahana yang punya kemampuan untuk membangun harapan yang selama ini tidak diwujudkan sehingga masyarakat kecewa,” kata Asrinaldi.
Dikatakannya, salah satu strategi pendatang baru yang bisa dilakukan adalah membangun jejaring sosial di tengah-tengah masyarakat sebagai modal sosial. Menurutnya, pendatang baru yang berpotensi dipilih adalah mereka yang kinerjanya terlihat oleh masyarakat. (h/fzi/mg-ipt)
WhatsApp Harianhaluan.id
+ Gabung





