Selain keberpihakan terhadap wanita dan kalangan rentan, lanjut Samaratul Fuad, masyarakat Sumbar juga sangat membutuhkan wakil rakyat yang benar-benar mengerti dan paham terkait pemenuhan hak konstitusional warga negara khususnya Hak Asasi Manusia (HAM).
Jangan Terbuai Politik Uang
Di sisi lain, Bundo Kanduang Sumbar mengajak masyarakat untuk memilih Calon Legislatif (Caleg) yang aspiratif, berakhlakul karimah serta mengerti terhadap segala persoalan yang terjadi di negeri ini pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang.
Ketua Umum Bundo Kanduang Sumbar, Prof. Dr. Ir. Puti Reno Raudha Thaib menyebutkan, sesuai dengan ajaran agama, pemimpin yang dipilih haruslah memiliki sifat sidiq, tablig, fathonah dan amanah.
“Sebagai pemilih Minangkabau yang beragama islam, kita juga harus memastikan orang yang dipilih telah menjalankan apa yang menjadi syariat agama dalam kesehariannya,” ujarnya kepada Haluan kemarin di Padang.
Ia menegaskan, Caleg yang pantas dipilih, haruslah mereka yang benar-benar berkompeten dan berintegritas. Mereka tidak boleh berada didaftar Caleg hanya sebagai pelengkap persyaratan pendaftaran saja.
“Dia harus berkapasitas dan berkompeten. Terserah itu laki-laki atau perempuan. Sebab dalam politik tidak ada kelamin. Yang menjadi persoalan dia harus bisa menyampaikan dan memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.





