SOLOK SELATAN

12.105 KPM di Solsel Terima Bantuan Cadangan Beras

1
×

12.105 KPM di Solsel Terima Bantuan Cadangan Beras

Sebarkan artikel ini
Pemkab Solsel hadir pada penyaluran bantuan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (BP-CBP) dari pemerintah pusat di Kecamatan Sangir Batanghari dan Kecamatan Sangir Jujuan, Solsel, Sabtu (3/2). IST

SOLSEL, HARIANHALUAN.ID — Bupati Solok Selatan (Solsel), Khairunas menegaskan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (BP-CBP) yang diberikan pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang dialokasikan kepada Solsel meruapakan upaya koordinasi pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Diketahui, Kabupaten Solsel pada BP-CBP tahun 2024 ini mendapatkan bantuan yang diperuntukkan bagi 12.105 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). “Banyak program bantuan dari pemerintah pusat, jika tidak diajukan maka kita tidak akan mendapatkannya. Karena ini merupakan koordinasi kita dari pemerintah daerah,” kata Khairunas saat penyaluran BP-CBP di Kecamatan Sangir Batang Hari dan Kecamatan Sangir Jujuan, Sabtu (3/2).

Baca Juga  Pj Sekda Pasbar drh Dodi San Ismail Dilantik Bupati Yulianto

Berdasarkan data KPM di Solsel, jumlah KPM yang menerima bantuan mengalami peningkatan lebih dari 400 KPM. Pada tahun 2023 Solsel mendapatkan bantuan untuk 11.716 KPM. Kemudian. pada tahun 2024 meningkat menjadi 12.105 KPM. “Tentunya bantuan yang diterima ini berkat kolaborasi berbagai pihak dan pemerintah kabupaten dengan pemerintah pusat,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Solsel, Zigo Rolanda juga menyebutkan, kebijakan program pemerintah pusat, seperti penyaluran bantuan pangan ini telah disinkronkan dan sejalan dengan program Pemkab Solsel. “Kita patut mengapresiasi kepada pemerintah daerah, karena tidak menunggu lama beras tersebut. Pada awal tahun, begitu ada program beras langsung disalurkan,” ujarnya.

Baca Juga  Serah Terima Aset, Khairunas: Menjadi Wadah Penting Meningkatkan Pembangunan Solok Selatan

Program bantuan pangan ini, kata Zigo, merupakan upaya untuk meringankan biaya konsumsi masyarakat dan menekan angka inflasi akibat kenaikan harga bahan pokok. Program ini akan berlanjut hingga bulan Juni-Juli tahun 2024.

Untuk menekan angka inflasi ini, Pemkab Solsel juga memberikan berbagai bantuan, seperti bantuan UMKM, bantuan sembako dari Dinas Sosial PMD, bantuan pertanian, dan berbagai bantuan lainnya yang melibatkan Forum TjSLP dan Baznas Solsel. (h/jum)