“Sekolah harus bebas dari pengaruh buruk yang berbahaya bagi generasi muda. Baik narkoba, perundungan, LGBT, pornografi maupun kekerasan,” tegasnya.
Pembentukan Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan (PPK) di Satuan Pendidikan lingkungan Pemprov Sumbar ini, mendapatkan dukungan penuh dari Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Sumatra Barat, Hj Harneli Bahar Mahyeldi.
Menurut istri Gubernur Sumatra Barat ini, pembentukan Satgas PPK merupakan suatu langkah yang tepat dan efektif untuk menangani serta menanggulangi peningkatan kasus kekerasan fisik, seksual maupun bahaya laten penyalahgunaan narkoba yang masih menghantui generasi muda Sumbar sampai saat ini.
Ia menilai, meningkatnya segala bentuk ancaman moralitas bagi generasi muda itu tersebut, tidak terlepas dari paparan tontonan negatif yang bermuatan kekerasan, seksualitas maupun pornografi yang saat ini semakin mudah diakses lewat Gadget.
“Banyak hal-hal negatif seperti kekerasan dan pornografi yang bisa diakses anak-anak lewat Gadget. Apalagi kecendrungan anak-anak ini adalah meniru dan mencontoh apa yang mereka lihat,” ucap Ummi Harneli yang didapuk menajdi salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut.
Atas dasar itu, Ummi Harneli Bahar Mahyeldi meminta agar para orang tua meningkatkan pengawasan penggunaan gadget yang berpotensi merusak bagi anak masing-masing.





