“Untuk itu, dalam upaya melindungi generasi muda ini kita sangat membutuhkan sinergi dari niniak mamak, alim ulama, dan cadiak pandai untuk meminimalisir berbagai permasalahan yang mengancam generasi muda kita, termasuk narkoba, LGBT pergaulan bebas dan kekerasan,” ucapnya.
Kegiatan sosialisasi pembentukan Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan di Satuan Pendidikan tersebut, dihadiri oleh 556 Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekolah tingkat SMA-SMK se Sumatra Barat.
Mereka diharapkan menjadi garda terdepan untuk mencegah dan menanggulangi terjadinya segala bentuk tindak kekerasan yang terjadi di dalam maupun di luar lingkungan seluruh sekolah menengah yang ada diseluruh penjuru Provinsi Sumatra Barat. (h/fzi)
WhatsApp Harianhaluan.id
+ Gabung





