TANAH DATAR, HARIANHALUAN.ID – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Batusangkar meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanah Datar menanggapi dengan serius terhadap puluhan pasien di RSUD Ali Hanafiah yang tidak bisa memberikan hak pilihnya pada pemilu serentak 14 Februari lalu.
Hal itu dikatakan Ketua Cabang HMI Batusangkar Masrizal saat dihubungi Haluan via seluler, Jumat (17/2).
Dikatakan Masrizal yang akrab disapa maih itu mengatakan bahwa sebagai perwakilan dari organisasi mahasiswa tertua itu dengan tegas meminta KPU Tanah Datar menanggapi persoalan hak pilih pasien yang belum terlaksana tersebut.
“Kami tentu meminta KPU Tanah Datar menanggapi persoalan tersebut, karna memilih itu hak warga negara, agar masyarakat umum mengetahui sejauh mana kinerja KPU dalam mensukseskan pemilu, karna kita tidak tahu apakah KPU sudah bekerja dengan baik atau belum, ” katanya.
Lebih lanjut dijelaskan Masrizal bahwa, guna mewujudkan pemilu yang baik dan hak pilih pasien tersampaikan terutama di lingkungan rumah sakit khususnya, tentu sudah seharusnya KPU Tanah Datar melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit tersebut.
“Sesuai pemahaman yang kami ketahui, tentu KPU Tanah Datar harus mengadakan koordinasi dengan lapas ataupun dengan rumah sakit itu sendiri, atau mungkin bisa jadi kami menduga ada poin yang belum tersampaikan oleh pihak rumah sakit itu sendiri, “katanya.(h/rhy)





