PENDIDIKAN

Profil dan Keunggulan Program Studi Baru PNP, dari Ahli Jembatan Hingga Perjalanan Wisata

0
×

Profil dan Keunggulan Program Studi Baru PNP, dari Ahli Jembatan Hingga Perjalanan Wisata

Sebarkan artikel ini

“Kemudian, juga menjadi Travel Consultant (Konsultan Perjalanan), Tourism Marketing Manager (Manajer Pemasaran Pariwisata), Assistant General Manager (Asisten Manajer Umum), dan Enterpreneur (pengusaha),” katanya.

3. Prodi D4 RPM

Ketua Jurusan Teknik Mesin, Menhendry juga menjelaskan profil dari lulusan Prodi D4 Rekayasa Perancangan Mekanik (RPM). Dia menyebut, ada tiga profil lulusan dari Prodi baru di Jurusan Teknik Mesin PNP ini, yaitu menjadi Perancang Komponen Mesin Industri, Perencana Perawatan dan Perbaikan Mesin Industri, dan Konsultan Perancang Komponen dan Perencana Perawatan dan Perbaikan Mesin Industri.

Baca Juga  Polemik SPMB di Bukittinggi, SMAN 5 Digembok Warga

Untuk Perancang Komponen Mesin, nantinya diharapkan mempunyai kemampuan dalam menguasai konsep perancangan komponen dengan memperhatikan spesifikasi, optimasi, ergonomi, dokumentasi, prototipe dan uji coba, sehingga mampu menyelesaikan permasalahan perancangan komponen, peralatan dan produk mesin serta mempertimbangkan aspek lingkungan, dan mampu menerapkan metode, keterampilan dan piranti teknik modern berbasis ICT yang diperlukan untuk penyelesaian permasalahan perancangan keteknikmesinan.

Kemudian untuk Perekayasa Perawatan dan Perbaikan Mesin Industri, juga diharapakan mempunyai kemampuan dalam menguasai konsep perencanaan Perawatan dan Perbaikan mesin-mesin industri yang meliputi Preventive, predictive and corrective maintenance; dan melakukan perancanaan Perawatan dan Perbaikan mesin-mesin industri yang meliputi Preventive, predictive and corrective maintenance serta mampu melaksanakan pengawasan dan bimbingan pada bidang Perawatan dan Perbaikan mesin-mesin industri.

Baca Juga  Bupati Rusma Yul Anwar Siapkan Infrastruktur Dasar Pembangunan Jalan dan Jembatan Tahun 2023 Sebesar Rp107 M

“Begitu juga dengan Konsultan Teknik (Engineering Consultant), juga diharapkan mempunyai kemampuan dalam menguasai konsep perancangan komponen dengan memperhatikan spesifikasi, konsep rancangan, optimasi, ergonomic, dokumentasi, prototipe dan uji coba sehingga mampu menyelesaikan permasalahan perancangan komponen,” bebernya.(*)