PADANG, HARIANHALUAN.ID- Banjir melanda 6 kecamatan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), akibat hujan lebat yang terjadi sejak Kamis (7/3/2024) sore hingga Jumat (8/3/2024) pagi. Dari lima kecamatan tersebut, Kecamatan Lubuk Begalung menjadi daerah yang terparah.
“Terdapat 5 dari 11 kecamatan yang terdampak. Terparah itu terjadi di Kecamatan Lubuk Begalung,” kata Kalaksa BPBD Sumbar, Rudy Rinaldy dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (8/3/2024) pagi.
Enam kecamatan yang terdampak yaitu, Kecamatan Lubuk Begalung, Kecamatan Naggalo, Kecamatan Koto Tangah, Kecamatan Padang Utara, dan Kecamatan Padang Timur.
Di Kecamatan Lubuk Begalung, banjir di Kelurahan Banuaran Nan XX, air sungai meluap ke rumah masyarakat, dan 1 unit rumah masyakat hanyut. Kemudian, di Kelurahan Koto Baru, Kelurahan Parak Laweh Nan XX, dan Kelurahan Gurun Laweh juga mengalami terendam banjir.
Kemudian, di Kecamatan Naggalo, terjadi di Kelurahan Tabiang Banda Gadang. Lalu, Kecamatan Lubuk Kilangan, jebolnya saluran air PT. Semen Padang mengakibatkan banjir di Perumnas 2 Indarung, yang mengakibatkan dua orang terjebak banjir di Koto Duku RT 02/ RW 04 Kelurahan Koto Lalang.
Selanjutnya di Kecamatan Koto Tangah, banjir di beberapa titik di Kecamatan Koto Tangah. Sementara di Kecamatan Padang utara, banjir di Simpang Alai.
Akibat intensitas hujan tinggi, juga terjadi pohon tumbang, yang menghambat akses jalan Raya Padang – Painan Gunung Meru Gates. Pohon Tumbang menghambat akses jalan di Simpang By Pass dekat Bank BRI.





