“Perbaikannya bisa dibantu stimulan untuk yang rusak ringan dan sedang. Kalau yang berat bisa dibangunkan kembali. Tentu untuk itu, kita perlu menunggu pendataan dari BNPB,” ucapnya.
Kemudian terkait material banjir bandang yang menutupi akses jalan ditargetkan rampung dalam sepekan. Kemudian juga akan dilakukan penguatan tebing-tebing di sungai.
“Kita kerjakan dulu agar akses bisa pulih. Tentang berapa biaya perbaikannya, kami belum hitung. Kita kerjakan dulu, nanti kan diaudit juga sama Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan,” ungkapnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah yang ikut mendampingi Menteri Basuki menyebut , Pesisir Selatan merupakan salah satub daerah yang terdampak banjir bandang paling parah.
Setidaknya 74 ribu penduduk mengungsi akibat hujan ekstrem yang terjadi sejak Kamis (7/3/2024) lalu.
“Tidak hanya permukiman warga yang terdampak. Akses jalan nasional juga sempat terputus karena jalan terban dan jembatan rusak. Kami berterimakasih Kementerian PUPR dan jajaran balai di daerah merespon ini dengan cepat,” ucapnya.
“Hari ini seluruh akses sudah bisa dilalui meskipun perbaikannya masih bersifat darurat. Beberapa pekan ke depan Pak Menteri menjanjikan bisa selesai dengan kondisi yang lebih baik,” tambah Gubernur Mahyeldi.





