PARIWISATA

Pengembangan Agrowisata Gerakkan Ekonomi Masyarakat

1
×

Pengembangan Agrowisata Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Pengunjung di lokasi agrowisata

“Adapun komoditas yang dihasilkan 50 destinasi agrowisata ini, diantaranya  kopi, teh, buah-buahan, tembakau, bunga hias, tebu, maupun sampai kepada peternakan sapi, lebah dan sebagainya,” ucapnya

Beberapa diantaranya seperti di Kabupaten Tanah Datar yang memiliki lima desa wisata. Disana setiap desa wisata  memiliki potensi pariwisata agro yang berbeda-beda,

Yaitu Nagari Pandai Sikek  dan Pariangan dengan potensi agrowisata jeruk dan sayur, Nagari Andaleh memiliki potensi agrowisata tanaman hias, Nagari Sumpu dengan potensi agrowisata sawo dan ikan bilih, serta Nagari Batu Bulek yang memiliki potensi tebu dan kopi.

Baca Juga  Ambun Water Park, Daya Tarik Wisata Keluarga di Jantung Kota Lubuk Sikaping

Sementara di Kabupaten Sijunjung, terdapat empat desa wisata yang memiliki agrowisata durian dan jeruk di Nagari Latang, agrowisata durian di Silokek, agrowisata mangga dan jeruk di Batu Menjulur serta Agrowisata durian di Tanjuang Labuah.

Lalu di Kota Solok ada agrowisata bunga krisan, buah cerry dan kopi di Nagari Batu Patah Payo , serta agrowisata Sawah Solok. Begitupun di Kabupaten Solok, terdapat empat agrowisata yang tersebar di empat desa wisata.

Yaitu Agrowisata danau dan ikan bilih di Nagari Singkarak, agrowisata kebun teh, jeruk, bawang merah dan melon di Nagari Aia Batumbuak, agrowisata sayuran dan strawberry di Alahan Panjang, serta agrowisata sawah dan buah pokat di Nagari Jawi-Jawi.

Baca Juga  Diresmikan Malam Ini, Festival Pamalayu Disesaki Masyarakat