PENDIDIKAN

Pupuk Empati Sejak Dini, OSIS SMPN 2 Sawahlunto Berbagi Takjil Gratis ke Masyarakat

0
×

Pupuk Empati Sejak Dini, OSIS SMPN 2 Sawahlunto Berbagi Takjil Gratis ke Masyarakat

Sebarkan artikel ini

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.ID- Budaya berbagi hendaknya dipupuk sejak dini. Selain mendatangkan pahala, berbagi juga mendapatkan keberkahan.

Hal itulah yang diterapkan oleh Sekolah Menengah Pertama Negeri SMP) 2 Sawahlunto bersama Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMPN 2 Sawahlunto.

Para siswa/siswi SMP 2 membagikan 550 paket takjil atau makanan dan minuman berbuka Puasa. Kegiatan itu dilakukan di ruas jalan utama Sapan- Durian I Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto, Kamis (21/3/2024).

Kegiatan tersebut dipimpin Ketua OSIS SMPN 2 Sawahlunto Sondang Pahmadika Simamora beberapa Pengurus OSIS memberikan takjil kepada pengendara motor atau pengguna jalan yang melalui ruas jalan itu.

Baca Juga  Pengurus Yayasan Thawalib Padang Panjang Minta Alumni Terus Dukung Kemajuan Pendidikan di Perguruan

Para siswa tersebut terlihat semangat membagikan takjil menjelang berbuka meskipun diliputi cuaca yang sangat panas beberapa hari belakangan di Kota Sawahlunto. Mereka menggunakan seragam sekolah bernuansa islami.

“Tim dibagi dua jalur agar penguna jalan dapat dibagikan sebanyak 550 paket takjil dan tak menggangu lalu lintas,” kata Sondang.

Lebih jauh Sondang menyatakan paket takjil yang dibagikan saat ini bahan makanan dananya bersumber dari infak, bantuan dari guru dan donator yang langsung dimasak oleh siswa didampingi pembinanya.

Baca Juga  Ramadan Berkah, Siswa SDN 05 Pauh Lubuk Sikaping Berbagi Takjil untuk Masyarakat

Kepala Sekolah SMPN 2 Sawahlunto Yulianto sangat apresiasi dengan ini, karena dapat menimbulkan rasa kebersamaan diantara pengurus OSIS serta menumbuhkan empati terhadap sesama dan orang lain. Bahkan aksi sosial ini juga didukung orang tua siswa dan donatur dilingkungan sekolah.

“Semoga kegiatan ini bisa menjadi berkah serta dapat memetik makna akan pentingnya saling berbagi serta membantu dilingkungan masyarakat dan khususnya bagi siswa dan sekolah,” kata Yulianto. (*)