Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
SUMBAR

Singgah Sahur Lintasi Kebun Sawit Subuh Buta, Kedatangan Gubernur Mahyeldi Bahagiakan Keluarga Kecil Ibu Mujati

0
×

Singgah Sahur Lintasi Kebun Sawit Subuh Buta, Kedatangan Gubernur Mahyeldi Bahagiakan Keluarga Kecil Ibu Mujati

Sebarkan artikel ini

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.ID– Teladan empati, kesederhanaan serta perjuangan tiada lelah untuk membantu masyarakat lemah, kembali ditunjukkan Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah saat melaksanakan agenda Safari Ramadhan dan Singgah Sahur di Kabupaten Dharmasraya Senin (25/3/2024) kemarin.

Dalam lawatannya ke Kabupaten berjuluk Ranah Cati Nan Tigo kali ini, subuh-subuh buta, Gubernur Mahyeldi dan rombongan Tim Safari Ramadan Pemprov Sumbar, rela mendatangi kediaman Mujati, seorang janda yang hidup serba kekurangan disebuah rumah papan yang berada di tengah perkebunan sawit.

Bertolak setelah beri’ikaf di Masjid Nurussa’adah Koto Agung, yang berada di Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung, sekitar pukul 03.07 WIB, iring-iringan mobil yang membawa orang nomor satu di Sumatra Barat itu, akhirnya berhenti di depan sebuah jalan setapak di Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung.

Baca Juga  Produksi Padi Sumbar Menurun karena Serangan Hama dan Alih Komoditi Tanam Petani

Ditemani angin subuh yang bertiup pelan, Gubernur Mahyeldi melangkah pasti menuju sebuah rumah berdinding papan penerangan seadanya. Rumah itu terlihat begitu lengang dikelilingi pepohonan tinggi nan begitu rindang.

“Assalamualaikum, lah makan sahur Buk,” ucap Gubernur Mahyeldi dengan suara khasnya yang lembut seraya mengetok pintu rumah berukuran 6 x 8 meter persegi itu dengan perlahan.

“Waalaikumsalam, yo ka mulai ka sahur Pak,” sahut suara seorang lelaki berkemeja hijau dari dalam rumah setelah sempat berulang kali mengintip tamu yang datang dari balik tirai.

Baca Juga  Ratusan Peserta Ikuti SKB Kesamaptaan dan Praktek Kerja CPNS Kemenkumham Sumbar

Pria itu terlihat begitu heran dan kebingungan, gelisah ia begitu menyadari bahwa lelaki berpeci berkemeja merah Maroon yang berdiri di ambang pintunya adalah Gubernur Mahyeldi Ansharullah.