Komisi HAM PBB merupakan sumber yang valid dan kredibel untuk dirujuk mengenai siapa yang sebenarnya memberikan dukungan atas pendudukan Israel, tambah Arif.
Sebelumnya banyak tokoh-tokoh agama dan pakar ekonomi mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam narasi boikot yang banyak berisi disinformasi dan hoaks dalam menentukan kriteria siapa yang dianggap mendukung Israel.
Tokoh agama seperti Quraish Shihab, Rais Am Nahdatul Ulama Nadirshyah Hosen dan KH Halim Mahfudz dari Pondok Pesantren Seblak, Jombang yang juga Ketua Dewan Waqaf tebu Ireng mengajak masyarakat untuk bijak menyikapi isu boikot ini.
Memberikan donasi bisa menjadi alternatif untuk menolong saudara saudara kita di Palestina. Majelis Ulama Indonesia yang mengeluarkan fatwa boikot sendiri tidak pernah dengan tegas menyebutkan mana perusahaan yang jelas jelas terafiliasi dengan israel. Hal ini kemudian dimanfaatkan oleh pelaku usaha lain untuk menyudutkan lawan usahanya.
Ketua PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) yang juga Ketua Apindo periode 2018-2023, Hariyadi Sukamdani serta beberapa pelaku usaha juga mengingatkan masyarakat agar berhati hati karena banyak ‘penumpang gelap’ yang memanfaatkan isu boikot untuk persaingan usaha.
Berikut daftar lengkap perusahaan yang membantu pendudukan Israel di Palestina sampai Juni 2023 menurut laporan OHCHR:





