UTAMA

Antisipasi Wabah PMK, Pemkab Solok Tutup Sementara Pasar Ternak

0
×

Antisipasi Wabah PMK, Pemkab Solok Tutup Sementara Pasar Ternak

Sebarkan artikel ini
Wabah PMK
Illustrasi sapi. (Mahendra Aditya/Radar) Kudus

Sementara itu, Kasat Pol PP Kabupaten Solok, Elafki mengatakan, pihaknya telah mengirim tim untuk mendatangi Pasar Muaro Paneh tersebut dan sudah meminta menutup sementara pasar ternak terbesar di Solok itu.

“Alhamdulilah, kami dengan tim yang terdiri dari Satpol PP, dinas terkait, polisi, TNI dan Forkopimcam sudah di lokasi dan penutupan berjalan lancar. Memang ada beberapa pedagang yang mungkin belum tahu informasi itu, lalu datang ke pasar ternak. Tapi kami larang dan kami sampaikan secara baik-baik,” tuturnya.

Baca Juga  Wako Fadly Amran Sebut Kader PKK Agar Ikut Identifikasi Warga Kurang Mampu

Elafki menambahkan, sebelum penutupan tersebut pihaknya sudah melakukan rapat dengan Forkopimcam dan asosiasi pedagang. Dalam rapat disampaikan penutupan sementara dilakukan, sampai waktu yang belum ditentukan.

“Kami jaga di sini sampai waktu yang belum ditentukan, karena melihat situasi penyebaran PMK ini. Karena di beberapa daerah sudah ditemukan,” kata Elafki.

Ia mengungkapkan, dari hasil penelusuran ia dan tim ditemukan sapi yang diduga memiliki ciri-ciri dengan PMK. Namun, lokasinya tidak berada di pasar ternak, tapi masih di sekitar Muaro Paneh. “Meski begitu tim belum bisa memutuskan apakah itu PMK atau bukan. Karena mesti dicek ke Labor Veteriner di Bukittinggi,” ucapnya.

Baca Juga  Ini Kota/Kabupaten di Sumbar yang Wajib Daftar Dulu Beli Pertalite dan Solar

Elafki mengimbau, agar para peternak atau pedagang untuk sementara mengandangkan hewan ternaknya. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran PMK yang dapat mengakibatkan terganggungnya ekonomi masyarakat. (*)