Pantauan wartawan haluan dilokasi gedung yang difungsikan untuk perpustakaan dan ruang media tersebut, tampak pondasi gedung sudah mulai menggantung, sementara kontur tanah dibawahnya terlihat cukup dalam dan memiliki aliran mata air, yang bisa terus mengikis tebing gedung tersebut.
jika tidak ditanggulangi dengan segera, gedung tersebut terancam akan mengalami guguran tanah, menyebabkan gedung roboh dan mengancam keselamatan murid dan guru serta berimbas pada rumah penduduk di sekitar gedung.
SDN 15 Kampung Baru, juga menjadi salah satu sekolah yang belum memiliki pagar pengaman sekolah.
Melihat kondisi itu, sepertinya perlu penanganan serius dengan segera, dalam hal ini Pemerintah khususnya Dinas Pendidikan Solok Selatan dapat melakukan peninjauan, demi kemajuan pendidikan dan masa depan anak bangsa, khususnya di SDN 15 Kampung Baru, dapat melangsungkan KBM dengan layak dan aman.
Disisi lain, saat ini sekolah juga tengah mengadakan kegiatan Ujian Sekolah untuk tingkatan kelas 6 SD sebanyak 21 orang, yang akan berlangsung selama 4 hari yaitu Senin, Selasa, Rabu dan Sabtu.
Saat ini jumlah yang bersekolah di SDN 15 Kampung Baru ada 106 orang, dengan 6 ruang kelas untuk 6 rombongan belajar (Rombel), adapun penerimaan peserta Didik baru akan dimulai tahapannya pada bulan Juni, setelah loka karya penyusunan USP pada bulan Mei. (*)





