Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
PERISTIWA

Ratusan Kendaraan Solsel-Padang Terjebak Macet Selama ber Jam-Jam di Lolo Pantai Cermin

0
×

Ratusan Kendaraan Solsel-Padang Terjebak Macet Selama ber Jam-Jam di Lolo Pantai Cermin

Sebarkan artikel ini

Ket Foto : Antrean ratusan kendaraan menunggu perbaikan jalan terban di pantai cermin

SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.ID – Ratusan sepeda motor dan kendaraan roda empat terjebak macet hingga ratusan meter akibat jalan terban di Jorong Pasa, Nagari Lolo, Kec. Pantai Cermin, Kab. Solok, Selasa (14/5).

Kemacetan semakin diperparah dengan rutinitas masyarakat penggiat ekonomi lokal, khususnya pada hari balai (pasar) di Nagari Surian yang bertepatan diadakan setiap Selasa.

Salah seorang pedagang dari Alahan Panjang, Hasan (39) mengatakan, bersama dengan sejumlah pengendara lainnya sudah mengantri sejak jam 10.00 WIB pagi.

“Sudah ada sekitar 6 jam-an kami di sini, tadi pagi mobil sudah bisa lewat satu-persatu, tapi karena ini hari balai, jadi banyak kendaraan yang antri,” ujarnya.

Hingga pukul 16.00 WIB, tampak kendaraan masih mengular hingga ratusan meter, baik kendaraan dari arah Solok Selatan maupun kendaraan dari arah Alahan panjang, sementara alat berat yang melakukan pengerjaan perbaikan jalan tampak hanya satu unit yang beroperasi.

Baca Juga  Sumbar Menuju Pusat Industri Halal

Jalan nasional yang menghubungkan Padang dengan Kabupaten Solok Selatan via Alahan Panjang itu terban pada Senin (13/5) malam, sekitar pukul 20.00 WIB.

Titik Lokasi peristiwa berada tepat sebelum Rumah Makan Mitra dari arah Solok Selatan, di wilayah Jorong Pasa, Nagari Lolo, Kec. Pantai Cermin Kabupaten Solok.

Meskipun tidak ada korban jiwa, kerusakan jalan telah menghentikan pengangkutan barang dan mempengaruhi kehidupan sehari-hari penduduk lokal. Badan jalan yang amblas diperkirakan sepanjang 10 meter.

Irwan Effendi, Kalaksa BPBD Kabupaten Solok, menginformasikan bahwa upaya pemulihan telah dimulai sejak selasa dini hari.

Dimana pada Selasa pagi, kendaraan sudah bisa melalui jalan tersebut namun dengan sistem buka tutup, karena lebar jalan baru cukup untuk dilalui kendaraan roda dua dan mobil pribadi berukuran kecil.

Baca Juga  Kaba Rupa Sulap Stasiun Solok Menjadi Ruang Pameran Seni Estetik

“Alat berat dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) telah bekerja sejak jam 4 subuh. Namun, hingga saat ini akses jalan masih belum normal, meskipun sudah bisa dilalui tapi tingkat resiko kecelakaannya masih tinggi, sebab kondisi jalan berlumpur dan licin” kata Irwan.

Koordinasi intensif sedang dilakukan antara BPBD Kabupaten Solok, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Solok, Dinas PUPR Provinsi, dan BPJN untuk mengatasi masalah ini.

Irwan juga mengingatkan kepada pengguna jalan, agar mengikuti instruksi dan arahan dari petugas lalu lintas di lokasi perbaikan jalan.

“Jangan memaksakan diri untuk lewat, saat pengerjaan sedang berlangsung, apalagi sampai berdesak-desakan mengingat lokasi bencana masih berkemungkinan terjadi longsoran susulan,” imbaunya. (*)